Adaptasi “Kebiasaan Baru”, Menkominfo Dorong Penguatan Infrastruktur Digital

Tangkapan layar Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, ketika menggelar Konferensi Pers Daring: Akselarasi Kerja Sama Global Kominfo menuju "Kebiasaan Baru", dari Ruang Serbaguna Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (12/6).

Jakarta, Ditjen Aptika – Pemerintah Indonesia membahas kerja sama global berkaitan hal krusial dalam isu komunikasi dan informatika, terutama menuju adaptasi kebiasaan masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Pada hari ini telah berlangsung tiga agenda penguatan kerja sama global Kementerian Kominfo sebagai upaya menuju adaptasi “Kebiasaan Baru,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam konferensi pers daring dari Ruang Serbaguna Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (12/06/2020).

Menteri Johnny menyebutkan, pertemuan pertama berlangsung secara virtual dengan CEO Global Youtube Susan Wojcicki. Selanjutnya, pertemuan kedua dengan Managing Director Executive Google Cloud Asia Pasifik Rick Harshman dan Presiden Google Cloud Asia Pasifik Scott Beaumont. Sedangkan untuk pertemuan ketiga menghadiri Opening Ceremony of ASEAN-China Year of Digital Economy Cooperation 2020.

Dalam pertemuan dengan CEO Global Youtube, Menteri Johnny membahas kerja sama penanganan konten melawan disinformasi atau hoaks.

“Kementerian Kominfo mengapresiasi upaya-upaya Youtube dalam melawan disinformasi atau hoaks terkait secara spesifik dengan pemutusan mata rantai penularan Covid-19,” jelasnya.

Kominfo juga mengapresasi Youtube dalam komitmen membantu penyebarluasan informasi yang sehat kepada masyarakat global dan upaya membangun literasi digital di Indonesia.

Selain itu, dalam pertemuan bersama penyelenggara Youtube, turut dibahas peran media sosial seperti Youtube dalam ekonomi digital. Menurut Johnny, pemerintah dan Youtube memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan peluang ekonomi digital. Juga mempercepat proses transformasi menuju masyarakat digital, yang kini dikenal dengan sebutan Society 5.0.

“Hal tersebut sangatlah baik untuk diketahui. Mengingat upaya adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman membutuhkan dukungan ekonomi digital,” tuturnya.

Lebih lanjut, pada agenda kedua, Menteri Johnny bersama Managing Director Google Cloud region Asia Pacific Rick Harshman dan Head of Government Affairs Google Cloud Region Asia Pasifik Barbara Navarro, membahas pembangunan pusat data Google Cloud yang dijadwalkan akan diluncurkan pada tanggal 24 Juni 2020 mendatang.

Dalam pertemuan itu juga dibahas kolaborasi dan kerja sama Kementerian Kominfo dengan Tim Google Cloud untuk meningkatkan talenta digital Indonesia guna mendukung e-commerce, teleedukasi, hingga pemanfaatan aplikasi kesehatan daring selama pandemic Covid-19.

“Kementerian Kominfo mengapresiasi dan mendukung inisiatif Tim Google Cloud dalam membangun pusat data (data center) yang dilengkapi dengan fitur keamanan dan privasi data serta teknologi Artificial Intelegence,”  papar Menteri Kominfo.

Selanjutnya, pada agenda ketiga, ketika mengikuti Opening Ceremony Kerja Sama ekonomi digital antara Negara Anggota ASEAN dengan Tiongkok, Menteri Johnny menyatakan arti penting pendekatan komprehensif dalam memastikan transformasi digital yang meliputi: melanjutkan pembangunan infrastruktur sampai the last mile, talenta digital, dan regulasi yang mendukung akselerasi ekosistem ekonomi digital.

“Indonesia menyatakan pentingnya kerja sama kesiapan infrastruktur digital dan kualitas layanan internet dalam masa adaptasi kebiasaan baru,” tandas Menteri Johnny. (hm.ys)