Sinergi Kominfo Pusat dan Daerah, Aptika Gelar Forum Koordinasi Nasional

Dirjen Aptika Semuel A Pangerapan (tengah) saat berfoto bersama dengan perwakilan Kadis Kominfo.

Jakarta, Ditjen Aptika – Demi mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Ditjen Aptika Kemkominfo akan menggelar Forum Koordinasi Nasional Bidang Kominfo.

“Saya apresiasi sekali forum yang akan kita lakukan ini, saya sebenarnya sudah lama menunggu. Dari acara ini diharapkan kita bisa mensosialisasikan fungsi dari Dinas Kominfo, khususnya instansi yang SOTK-nya terkait dengan Ditjen Aptika. Seperti e-Government dan SPBE,” ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, saat memimpin rapat koordinasi Forum Nasional Bidang Kominfo, di Jakarta, Jumat (16/08/2019).

Semuel kemudian menjelaskan kepada perwakilan kepala dinas yang hadir, jika daerah ingin mencontoh pusat, ada tiga pilar yang menjadi pokok pekerja Ditjen Aptika, yaitu:

  1. Transformasi digital pada masyarakat;
  2. Transformasi digital pada sektor bisnis;
  3. Transformasi digital pada pemerintahan.

“Transformasi pada masyarakat kami ada Siberkreasi yang bekerjasama dengan 106 organisasi literasi digital. Sedangkan bisnis ada UMKM Go-Online, dan pemerintah ada e-Government. Dinas juga harus bisa membantu fungsi-fungsi tersebut,” lanjut Semuel.

Semuel juga berpesan, “Pada acara nanti harus dituangkan dan di-share semua isu-isu dan semua informasi bidang Kominfo, agar daerah bisa bersinergi. Banyak program kami bekerja sama dengan swasta, jadi saat ini modelnya pemerintah tidak lagi bekerja sendiri.”

Lihat Juga: Transformasi Peran Pemerintah di Era Digital

Dirjen juga mengungkapkan, waktu dan anggaran pemerintah pusat tidak akan cukup jika bekerja sendiri. Sebab itu, harus dibuat kerja sama dengan stakeholder lainnya. “Mari kita sinergi, mari kita bekerja bareng,” pungkas Semuel.

Dirjen Aptika bersama Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (kedua dari kiri) memimpin forum diskusi.

Sedangkan Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Bambang Dwi Anggono mengatakan, “Output yang diharapkan dari acara nanti ialah rekomendasi nasional, sebagai acuan daerah menyiapkan dirinya melakukan pembangunan.”

Dari rekomendasi nasional tersebut kemudian juga dibuat kajian sebagai dasar agar Kominfo dapat mengajukan dana alokasi khusus (DAK). “DAK dibutuhkan salah satunya untuk menunjang pengembangan sumber daya manusia,” jelas Bambang.

Forum Koordinasi Nasional Bidang Kominfo rencananya akan dilakukan pada tanggal 4 – 6 September 2019 di Bali. Acara selama tiga hari tersebut akan dihadiri sejumlah pembicara, seperti Menteri Kominfo, Menteri Dalam Negeri, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, serta Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara. (lry)