Program Startup Digital Bisa Jadi Solusi Kelangkaan Talenta Digital Berkualitas Jawa Barat

Foto Bersama kegiatan TechUpdate Vol 51 X Roadshow Gerakan Nasional 1000 Startup Digital (24/06/2023).

Bandung, Ditjen Aptika – Kolaborasi program pengembangan startup digital diharapkan bisa jadi solusi menghadapi kelangkaan talenta digital berkualitas di tengah era bonus demografi yang dihadapi Provinsi Jawa Barat saat ini, Kolaborasi antar program Startup Digital diharapkan mampu menemukan talenta digital yang berkualitas di Jawa Barat.

Geekhunter fokus pada pencarian digital talent berkualitas yang akan disalurkan pada klien. Namun, kolaborasi antar instansi dan startup lain juga diperlukan untuk menyelesaikan kelangkaan talenta digital yang berkualitas di Indonesia,” jelas Co-Founder & COO GeekHunter Yunita Anggraeni, saat acara Roadshow Gerakan Nasional 1000 Startup Provinsi Jawa Barat, Bandung, Sabtu (24/06/ 2023).

Berdasarkan data, lanjut Yunita, terdapat 33,52 Juta Jiwa atau 68,9% dari total Penduduk Jawa Barat dengan rentang umur 15-64 atau yang biasa disebut masyarakat umur produktif. Namun, dilansir dari World Economic Forum dikatakan bahwa akan tetap ada kekurangan talenta digital secara global sebanyak 85 juta pada tahun 2030 mendatang.

Dimana 22% talenta digital yang ada di Indonesia berasal dari Jawa Barat, angka ini termasuk sangat tinggi dibandingkan regional lain di Indonesia,” kata Yunita.

Diskusi Panel Roadshow Jawa barat (24/6).

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jabar Hendra Kusuma Sumantri, menyampaikan Pemerintah Jawa Barat melalui DISNAKERTRANS menyediakan sertifikasi bagi talenta digital potensial untuk menunjang karir mereka ke arah yang lebih baik.

“Pemprov Jawa Barat pernah bekerjasama dengan Jepang untuk menyalurkan talenta digital ke Jepang, pada tahun 2019 terdapat dua orang dari Jawa Barat (bekasi dan bandung) yang diberangkatkan ke Jepang untuk bekerja sebagai talenta digital,” jelasnya.

Disnakertrans jelas Hendra, menyediakan platform bernama Si Juara sebagai portal bagi para pencari pekerjaan terutama bagi talenta digital.

“Segala lapisan instansi pemerintah Jawa Barat turut andil dalam mengembangkan potensi-potensi telenta digital yang ada di Jawa Barat. Tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, lanjut Hendra, namun para talenta-talenta digital juga harus menguasai beberapa kemampuan penting untuk dapat bertahan di industri startup digital ini,” lanjutnya.

Sambutan dan Pembukaan oleh Sonny Hendra Sudaryana, ST, M.MT. Koordinator Startup Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (24/6)

Pada kesempatan tersebut, Koordinator Startup Digital Kementerian Kominfo Sonny Hendra Sudaryana mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk menumbuh kembangkan ekonomi digital Indonesia dengan membangun infrastruktur dan program-program yang mempercepat tumbuhnya ekonomi digital seluruh daerah di Indonesia.

“Setelah terpenuhi infrastruktur, Pemerintah Indonesia menghadirkan kegiatan-kegiatan yang berdampak pada penguatan ekonomi digital, dilihat secara regional ASEAN menjadi tuan rumah dari banyaknya startup unicorn, dan banyak startup unicorn di ASEAN menjadi unicorn dikarenakan market Indonesia,” jelasnya.

Di Jawa Barat sendiri eFishery menjadi salah satu startup unicorn. Menurut Sonny, Hal ini dapat menjadi semangat baru bagi penggiat startup daerah untuk menumbuh kembangkan startup daerah dan menciptakan unicorn baru lainnya di daerah-daerah di Indonesia.

“Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital regional Jawa Barat dapat berperan sebagai katalisator penumbuh kembangan startup ekonomi digital di Jawa Barat melalui persiapan talenta digital yang handal dengan berkolaborasi antara Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat dan ekosistem seperti GeekHunter, eFishery, iCommits Academy” tambahnya.

Sementara itu VP Engineering eFishery, Imam Reiza Fahlevi menjelaskan bagaimana melihat suatu masalah bisa terjadi dari berbagai sisi. Menurut Imam, Indonesia diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar nomor 5 di dunia, beralih dari industri berbasis sumber daya alam menjadi industri layanan berbasis digital, untuk itu perlu disiapkan para calon talenta digital yang berkualitas.

Roadshow Provinsi Jawa Barat dari Gerakan Nasional 1000 Startup diharapkan menjadi langkah awal bagi talenta digital di Jawa Barat untuk memahami landscape kebutuhan talenta digital yang handal serta solusi dari kelangkaannya talenta digital. Pada acara Roadshow ini, Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan Program TechUpdate Vol 51  dari Pemerintah Jawa Barat.

Untuk informasi lebih lanjut serta pendaftaran peserta program Gerakan 1000 Startup Digital dapat diakses melalui web www.1000startupdigital.id atau melalui instagram @1000startupdigital. (nvs)

Print Friendly, PDF & Email