Rekomendasi Mitigasi UMKM Menuju Era Normal Baru

Webinar Peran Teknologi Mempersiapkan Bangsa Indonesia menuju New Normal, Kamis (21/05).

Jakarta, Ditjen Aptika – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah membuat rekomendasi mitigasi terkait UMKM menuju era normal baru. Hal itu sesuai arahan Presiden Jokowi untuk memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia.

“Kementerian Kominfo telah membuat rekomendasi mitigasi terkait UMKM dalam menghadapi era normal baru, diantaranya meningkatkan likuiditas dari para UMKM, dan menjaga arus permintaan agar aktivitas berjualan tetap aktif,” ujar Plt. Direktur Ekonomi Digital, I Nyoman Adhiarna, saat live streaming Webinar Peran Teknologi Mempersiapkan Bangsa Indonesia menuju New Normal, Kamis (21/05/2020).

Nyoman kemudian menjelaskan hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai hal tersebut. “Kita harus mengajarkan para pelaku UMKM untuk mematuhi protokol kesehatan dan sesegera mungkin dapat melakukan transaksi dengan teknologi digital,” papar Nyoman.

Para pengambil kebijakan juga perlu didorong untuk memberikan fasilitasi keringanan, seperti keringanan bunga, tagihan, dan lainnya. Menurut Nyoman hal tersebut sudah menjadi best practice oleh banyak negara lain.

Selanjutnya, membuat paket pinjaman darurat untuk konsumen UMKM dirasa perlu guna mendorong daya beli masyarakat. Terakhir, urai Nyoman, para pelaku UMKM perlu mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan keahlian.

Nyoman juga menyatakan pandemi Covid-19 ini telah membuat banyak hal yang tidak pernah terjadi dalam 100 tahun terakhir. Bahkan WHO pun belum dapat memastikan kapan pandemi ini berakhir, sehingga perlu dilakukan antisipasi dengan normal baru.

Dengan era normal baru di masyarakat, ada pola kehidupan baru yang tercipta. “Pola hidup akan berubah, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, komunikasi, hingga dunia usaha,” jelas Nyoman.

Peralihan perilaku konsumen pada era normal baru.

Inisiatif Kementerian Kominfo Menghadapi Pandemi

Nyoman memaparkan sejumlah inisiatif yang telah dilakukan oleh Kominfo selama masa pandemi Covid-19 ini, yaitu:

Infrastruktur dan Teknologi Informasi

  1. Menjaga kualitas jaringan telekomunikasi dan internet yang prima bagi masyarakat;
  2. Peluncuran aplikasi PeduliLindungi, Bersatu Lawan Covid, serta layanan psikologi Sejiwa.

Literasi Digital dan UMKM

  1. Pelaksanaan Siberkreasi Online Class dalam tiga sub program (Hangout Online, #BerkreasidiIGLive, dan School of Influencer untuk memajukan literasi digital;
  2. Program pendampingan UMKM di kawasan wisata prioritas;
  3. Program percepatan dan fasilitasi UMKM Go Online bekerjasama dengan platform digital.

Diseminasi Informasi

  1. Peluncuran kanal resmi website covid19.go.id, chatbot whatsapp, dan sms blast, sebagai kanal informasi bagi masyarakat;
  2. Pemanfaatan sarana call center 112, 117, dan 119, sebagai kanal informasi bagi masyarakat dalam masa pandemi Covid-19.

Produktivitas dan Keterampilan masyarakat

  1. Kesempatan pelatihan secara daring melalui Digital Talent Scholarship (DTS)
  2. Digital Entrepreneurship Academy (DEA), pelatihan bagi yang berminat mengembangkan UMKM digital.

Sasaran dari inisiatif-inisiatif ini membantu masyarakat beradaptasi dalam era normal baru ketika digitalisasi akan berjalan cepat. “Masa pandemi Covid-19 merupakan kesempatan terbaik untuk mempercepat transformasi digital, karena seringkali paksaan dapat menciptakan inovasi,” tutup Nyoman. (lry)