Lakukan Pencegahan Covid-19, Kominfo Lakukan Rapid Test

Para peserta rapid test Kementerian Kominfo sedang menunggu giliran di Ruang Serbaguna Kominfo, Senin (06/04/2020).

Jakarta, Ditjen Aptika – Kementerian Kominfo mengadakan rapid test bagi seluruh ASN untuk mencegah penyebaran Covid-19. Setiap pegawai terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

“Tujuan dari rapid test ini mencari peta sebaran Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), agar bisa dilakukan tindak lanjut bagi masing-masing fase. Rapid test ini terbuka untuk seluruh ASN di lingkungan Kementerian Kominfo,” jelas Plt. Kepala Bagian Umum Setditjen Aptika, Handrianus Mada Daipraing Goo, saat diwawancarai di lapangan Kominfo, Senin (06/04/2020).

Pria yang angkrab dipanggil Praing tersebut menjelaskan lebih lanjut, meskipun tes ini terbuka untuk seluruh ASN di lingkungan Kementerian Kominfo, tapi tidak semua dapat melakukan tes.

“Setiap pegawai diharuskan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang ada di aplikasi Halodoc. Selanjutnya dokter yang akan menentukan apakah orang tersebut perlu melakukan tes atau tidak,” jelasnya.

Rapid test berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 sampai dengan 8 April 2020, dibuka sejak pukul 09.00 – 16.00 WIB. Adapun lokasinya terletak di area parkir Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sedangkan melalui pesan singkat, Lutfi Oscar Bayuni selaku dokter di Klinik Kominfo menghimbau, “Dimohon untuk semua peserta untuk datang tepat sesuai jam yang sudah ditentukan aplikasi Halodoc, dan tidak berada di lingkungan kantor setelah pemeriksaan selesai, untuk menghindari resiko penularan dan penyebaran penyakit Covid-19 di lingkungan Kementerian Kominfo.”

Dokter Lutfi juga menyampaikan ada tiga pilihan dalam pengecekan tersebut, yaitu drive thru menggunakan mobil, drive thru menggunakan motor, atau walk through bagi pejalan kaki.

Rapid test drive thru (mobil).
Rapid test drive thru (motor).
Rapid test walk through.

Sebelumnya, Dokter Lutfi juga sudah menjelaskan tata cara pelaksanaan rapid test tersebut, yakni:

  1. Semua calon peserta agar dapat mengisi data di Google Form https://bit.ly/RapidTestKominfo;
  2. Semua calon peserta dapat mengunduh aplikasi Halodoc yang tersedia di Playstore atau Appstore;
  3. Calon peserta dimohon untuk dapat melakuan screening awal melalui konsultasi dengan dokter di aplikasi Halodoc, dengan menyampaikan bahwa pasien merupakan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika;
  4. Selesai konsultasi, dokter akan memberikan referal link kepada pasien untuk melakukan reservasi jadwal;
  5. Klik fitur Appoinment, kemudian pilih Klinik KMF, pilih Covid-19, pilih tindakan pencegahan corona, pilih jadwal (apabila slot jadwal berwarna hitam/abu-abu, artinya slot sudah penuh,  dipersilakan untuk reservasi pada jadwal yang tersedia), pilih nama pasien, dan unggah KTP/identitas;
  6. Pasien akan mendapatkan notifikasi setelah pendaftaran berhasil dilakukan.

“Pada saat pelaksaan rapid test, seluruh peserta mohon dapat menggunakan masker dan sesuai jadwal reservasi yang sudah dikonfirmasi oleh tim Halodoc. Apabila memerlukan informasi lebih lanjut maka dapat menghubungi customer service Halodoc di 021-311-06-999,” demikian pesan dari Dokter Lutfi.

Menurut jadwal yang ada, peserta di hari Senin (6/3) sebanyak 274 peserta, hari Selasa (7/3) sebanyak 211 peserta, dan hari Rabu (8/3) sebanyak 157 peserta. Seluruh hasil tes akan disampaikan melalui aplikasi Halodoc masing-masing peserta. (lry)