KemenPPPA Apresiasi Respons KPAI-Kemkominfo Blokir Iklan Tak Ramah Anak

Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmavati.

Jakarta, Ditjen Aptika – Isu mengenai konten negatif ramai diberitakan media selama 24 jam terakhir. Media mengangkat KemenPPPA mengapresiasi KPAI dan Kemkominfo yang memblokir konten iklan video musik berbau LGBT di sela-sela konten video musik anak-anak di Youtube Kids.

Pemblokiran dilakukan melalui koordinasi dengan pengelola platform, dalam hal ini YouTube. Menteri PPPA, Bintang Puspayoga mengajak orang tua untuk memperhatikan, berhati-hati, dan selektif dalam memberikan tontonan kepada anak-anak.

“Bagi anak, tontonan adalah tuntunan. Sebagai peniru ulung, secara psikologis, salah satu cara pembelajaran yang paling efektif adalah melalui mengobservasi. Mereka gemar meniru tren, gerak-gerik hingga cara berbicara idola dan tokoh-tokoh yang ditontonnya,” katanya dikutip oleh Antaranews.com, Rabu (15/09/2021).

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyediaan sarana informasi dan edukasi yang berkualitas bagi anak.

KemenPPPA terus menjalin dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin tayangan berkualitas bagi anak Indonesia dan menekankan bahwa lembaga penyiaran wajib memperhatikan dan melindungi kepentingan anak-anak dan atau remaja.

Beberapa unsur televisi yang ramah anak, di antaranya memperhatikan kepentingan terbaik anak, turut serta dalam menyelesaikan persoalan anak dan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya dan memenuhi hak partisipasi anak.

Kemenkominfo Minta Swasta Siapkan Strategi Pertumbuhan 2022

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam Opening Southeast Asia Internet Governance Forum dengan tema Digital Tranformasi in Southeast Asia, Westin Bali, Rabu (01/09/2021).

Isu mengenai ekonomi digital juga ramai diberitakan media selama 24 jam terakhir. Media mengangkat pernyataan Kemkominfo bahwa harapannya perusahaan dapat menyiapkan tiga strategi dalam upaya mendukung pertumbuhan Indonesia pada 2022.

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah pembuatan strategi digital.

“Pada era digital, terlebih saat pandemi, platform digital menjadi salah satu strategi yang penting dilakukan para pelaku bisnis skala besar hingga UMKM untuk dapat bertahan dan meningkatkan proses pengembangan bisnis,” ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan dalam acara virtual yang dikutip Republika.co.id, Rabu (15/09/2021).

Strategi kedua, yakni memperhatikan ketersediaan sistem atau infrastruktur yang memadai. Menurutnya, ketersediaan sistem di era digitalisasi sangat penting dipenuhi oleh pelaku bisnis untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan.

Strategi yang ketiga, yakni menghadirkan fungsi komunikasi yang cerdas dan responsif. Fungsi komunikasi seperti itu dinilai penting dimiliki di masa krisis agar perusahaan dapat membuat keputusan dengan cepat. (pag)

Print Friendly, PDF & Email