Kominfo Lakukan Langkah Preventif Cegah Covid-19 lewat Teknologi

Tangkapan layar Menkominfo, Johnny Plate saat live streaming acara Webinar Lawan Covid-19 Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sabtu (16/05).

Jakarta, Ditjen Aptika – Menteri Komunikasi dan Informatika menyatakan Kementerian Kominfo akan terus melakukan langkah preventif mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Jika para tenaga medis melakukan fungsi kuratif terhadap pasien yang sudah terdampak Covid-19, maka kami melakukan fungsi preventif dari sisi teknologi mencegah agar pasien Covid-19 tidak bertambah,” ujar Menteri Kominfo, Johnny G Plate saat live streaming acara Webinar Lawan Covid-19 Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sabtu (16/05/2020).

“Salah satunya saya minta bantuan rekan-rekan untuk dapat mensosialisasikan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi tersebut bermanfaat sebagai tindakan preventif mencegah bertambahnya penyebaran Covid-19. Jika usaha preventif bisa dilakukan secara efektif, tentu akan mengurangi beban dari tenaga medis,” lanjut Johnny.

Menteri Johnny juga meyakinkan masyarakat bahwa Kominfo melakukan berbagai upaya agar pemanfaatan teknologi informasi dapat memenuhi ketersediaan informasi yang akurat dan aktual.

“Selain memastikan infrastruktur terjaga, kami bekerja sama dengan mitra kerja juga menyediakan transmisi informasi melalui SMS blast, call center, serta chatbot,” ujar Johnny.

Menkominfo juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mengisi ruang digital dengan konten-konten negatif yang menyesatkan dan membuat kegaduhan. “Hingga hari ini saya menerima laporan ada 711 isu hoaks yang tersebar di berbagai platform digital, dengan total 1.488 konten hoaks,” ungkapnya.

Facebook menjadi kanal terbanyak penyumbang konten hoaks terkait Covid-19 dengan rincian 1.065 konten ditemukan, 788 diantaranya telah diblokir dan 277 masih ditangani. Peringkat kedua ditempati Twitter dengan rincian 390 konten ditemukan, 283 sudah diblokir dan 167 masih ditangani.

Sementara di platform Instagram dan Youtube masing-masing ditemukan 17 dan 16 konten, dengan menyisakan 10 konten lagi yang masih ditangani.

“Selain melakukan pemblokiran, kami juga bekerja sama dengan Kepolisian RI untuk melakukan proses hukum. Hingga saat ini ada 103 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka, 17 diantaranya telah dilakukan penahanan, dan 86 sisanya masih dalam proses,” papar Menteri Johnny.

Menkominfo juga menyinggung isu relaksasi PSBB yang ramai diperbincangkan masyarakat. “Hingga saat ini belum ada pelonggaran, belum ada relaksasi PSBB. Relaksasi PSBB hanya akan dilakukan ketika telah terjadi penurunan kasus positif Covid-19, baik secara nasional maupun parsial wilayah,” tegasnya.

Dalam acara tersebut turut hadir Digital Tranfromation Expert (Ferro Ferizkha), CEO Tokowahab.com (William Sunito), Co-founder Foodiz (Sarita Suteja), serta jurnalis Kompas TV (Fristian Griec). (lry)