Gerakan 1000 Startup Digital Kini Lebih Terbuka

Dirjen Semuel A. Pangerapan Saat Taping Program Ignite The Nation Bersama Metro TV, Rabu (04/09/2019).

Jakarta, Ditjen Aptika – Gerakan 1000 Startup Digital mengunggulkan tiga hal utama, yaitu inovasi, inklusivitas, dan konsistensi.

“Pengusaha yang ingin bergabung tidak harus memulai dari tahap awal. Gerakan ini lebih terbuka dari sebelumnya sebagai bentuk nyata dari inovasi, inklusivitas dan konsistensi,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan di Press Room Kemkominfo Jakarta, Rabu (04/09/2019).

Semuel pun menjelaskan, maksud dari pengusaha tidak harus mulai dari tahap awal adalah apabila telah memiliki startup danĀ launching, maka pengusaha dapat menyesuaikan langsung ke tahapan selanjutnya.

Selain itu, Dirjen Semuel menyebutkan bahwa pengusaha startup yang tidak dapat mengikuti program pembinaan secara tatap muka, dapat mengikuti kelas online dan mengunduh secara terbuka materi pada situs web 1000startupdigital.id/tantangan.

Saat proses pembinaan, pengusaha dipersiapkan menghadapi tantangan dalam bisnis startup digital. “Kita harus semangat menghadapi tantangan yang ada di depan. Serta bangkit untuk terus berinovasi dalam mengembangkan startup yang ada dan akan terus bertambah,” kata Semuel.

Baca Juga: Tantangan Memulai Startup Makin Bertambah

Seperti diketahui, tahapan pembinaan pada 1000 Startup Digital meliputi:

  • Pembinaan keahlian membangun startup selama enam bulan;
  • Kelas offline dan online di 10 kota;
  • Akomodasi tahapan startup baik yang baru memulai ataupun yang telah launching;
  • Pemberian akses ke mentor di dunia startup, industri, akademisi dan pemerintah; serta
  • Akses kerja ke co-working space untuk mengerjakan rancangan startup.

Wawancara Dirjen Aptika di atas dilakukan oleh Metro TV sebagai kelanjutan dari peluncuran 1000 Startup Digital: Ignite The Nation di Istora Senayan, tanggal 18 Agustus 2019 lalu. (pag)