Grebeg Pasar UMKM Go Online di Jambi Bikin Pedagang Lebih ‘Merdeka’

Jakarta, Ditjen Aptika – Grebeg Pasar paruh pertama di Kota Jambi terbilang sukses. Sekitar seribu pedagang berhasil didaftarkan ke marketplace oleh relawan Pandu Digital.

Pedagang merasa beruntung karena mendapat peluang pengembangan usaha lewat jalur digital. Seperti Salamah (28) yang mengartikan merdeka ketika tidak lagi dibatasi oleh jarak dan waktu berdagang.

“Saya berjualan kosmetik. Sekarang berkat adanya marketplace saya bisa berjualan ke seluruh Indonesia. Dahulu customer hanya sekitar Kota Jambi saja. Alhamdulillah omset pun meningkat,” tutur Salamah di Pasar Talang Banjar, Kamis (29/08/2019).

Hal senada juga diucapkan Putri (27) yang telah lama berjualan baju muslim. Kini ia bisa berjualan ke seluruh pelosok Tanah Air secara praktis, mudah bertransaksi dan mengirim barang.

“Sekarang dengan adanya marketplace jualan jadi lebih efektif dan efisien. Jadi customer saya bertambah dari Sabang hingga Merauke dan bisnis saya terus berkembang,” kata Putri.

Lihat Juga: Grebeg Pasar Makassar, Pedagang Pasar Senggol Kini Bisa Jualan Online

Apa yang diaktakan oleh Putri dan Salamah ini senada dengan tujuan Grebeg Pasar. Sumarno Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital (Ekodig) Kemkominfo pada pembukaan Training Relawan Pandu Digital (22/8) pun mengemukaan bahwa Grebeg Pasar bertujuan untuk mendorong UMKM agar dapat menuai benefit atas berkembang pesatnya teknologi digital.

“UMKM harus bisa mendapatkan manfaat sebesar-besarnya atas perkembangan dunia digital. Lewat marketplace para pedagang bisa berjualan di mana saja kepada siapa saja, tidak terbatas lagi dengan jarak dan waktu. Dengan pemanfaatan yang maksimal, maka pedagang juga akan menuai hasil yang maksimal, yaitu naiknya omset dan keuntungan,” kata Sumarno menerangkan.

Grebeg Pasar UMKM Go Online di Kota Jambi berlangsung pada 23 Agustus hingga 5 September 2019. Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Ekonomi Digital itu didampingi oleh relawan Pandu Digital. Para relawan itu telah mendapat pelatihan khusus agar dapat melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan pedagang UMKM untuk memulai aktivitas berjualan online melalui marketplace. (pae)