Suami Merantau, Ibu di Rumah Ngapain?

Suasana Pemberdayaan UMKM Wilayah Desa di Pemalang (6/7).

Pemalang, Ditjen Aptika – Banyak kaum pria Desa Padek merantau ke Jakarta membuat istri minim aktivitas. Kominfo dan Pandu Digital hadir untuk mendorong masyarakat kreatif di bidang TIK.

Pandu Digital sendiri bertujuan untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Berdampak pada peningkatan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya.

“Kami di sini mewakili Kementerian Kominfo mendorong masyarakat Desa Padek terutama ibu-ibu agar dapat mengembangkan potensi ekonominya melalui digital. Jadi diharapkan dengan adanya pemberdayaan ini, ibu-ibu dapat memanfaatkan handphone-nya untuk meningkatkan potensi ekonomi,” ujar Yusnita Habsari Utami, Perwakilan Kementerian Kominfo saat acara Pemberdayaan UMKM Wilayah Desa di SDN 01 Padek, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Sabtu (06/07/2019).

Yusnita pun menyampaikan materi tentang pengaruh internet terhadap kreativitas. Dilanjutkan materi pengenalan surat elektronik, penggunaan sosial media UMKM, dan penggunaan aplikasi jualan online yang disampaikan oleh Erni Sulistiowati, Yuni Lestari dan Nur Intan Permata Hati dari Pusat Pemberdayaan Informatika Perdesaan (Puspindes).

Penyampaian berupa 20% materi tentang manfaat email dan media sosial beserta cara kerjanya. Sementara 80% berupa praktek dimana peserta diajarkan membuat e-mail dan akun media sosial Instagram. Pembuatan e-mail dan Instagram nantinya akan mempermudah peserta berjualan online. Selain itu menambah wawasan tentang cara menggunakan smartphone yang lebih bijak.

“Saya sangat senang sekali mengikuti acara pemberdayaan Pandu Digital wilayah desa. Karena dengan adanya internet masuk ke desa bisa memajukan desa, sehingga bisa mengikuti perkembangan desa-desa lain yang sudah maju,” ujar salah satu peserta Nur Khasanah.

Nur Intan (kanan) sedang mengajari ibu-ibu cara membuat e-mail.

Acara tersebut dihadiri perwakilan kecamatan, Kepala Desa Padek dan anggota Karang Taruna. Peserta yang mengikuti acara pemberdayaan adalah ibu-ibu dan pemuda Desa Padek, sebagai tindak lanjut pemberdayaan perempuan yang pernah dilakukan oleh Puspindes. (wsl)