Menilik Siapa Jadi Decacorn Pertama Indonesia

Tahapan Ignition pada Kegiatan 1000 Startup Digital di Jakarta

Jakarta, Ditjen Aptika – Saat ini terdapat empat startup unicorn di Indonesia (valuasinya mencapai USD 1 miliar) dan diperkirakan satu akan naik kelas menjadi decacorn. Hal ini menunjukkan pesatnya perkembangan perusahaan rintisan berbasis digital di tanah air.

“Kita ingin mendorong tenaga kerja kita mampu menguasai teknologi, terutama teknologi digital, sehingga sekarang tumbuh usaha-usaha startup, unicorn, bahkan sebentar lagi ada decacorn. Dalam empat tahun kita telah kembangkan seribu startup, sampai 2024 kita bisa tumbuhkan yaitu 3.500 startup sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan,” ucap salah satu Calon Wakil Presiden periode 2019-2024 Maaruf Amin pada acara debat Cawapres di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/03/2019).

Decacorn sendiri adalah istilah untuk startup bervaluasi USD 10 miliar. Gojek menjadi salah satu dari empat unicorn paling potensial menjadi decacorn, karena valuasi startup yang didirikan oleh Nadiem Makarim tersebut dikabarkan telah mencapai USD 9,5 miliar. Pendanaan Gojek berasal dari perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Tencent, serta JD.com.

Jika pada tahun 2019 Gojek berhasil menjadi decacorn, itu artinya Gojek telah berhasil menjadi decacorn pertama untuk Indonesia. Prestasi ini menyamai kompetitor dari Malaysia, Grab, yang telah lebih dulu meraih status tersebut pada 2018 silam.

Sedangkan tiga unicorn lainnya yang masih memiliki peluang naik kelas adalah Tokopedia (USD 7 miliar), Traveloka (USD 2 miliar) dan terakhir Bukalapak (USD 1 miliar).

Dari sekitar 300 startup unicorn di dunia, baru ada sekitar 15 yang naik tingkat menjadi decacorn. Amerika Serikat merupakan negara terbanyak memiliki startup decacorn.

Level-level valuasi startup (infografis: Antaranews)

Selain berambisi menghadirkan satu decacorn di tahun 2019 ini, pemerintah juga berambisi menambah satu unicorn lagi. “Tahun 2019 insya Allah akan ada lima unicorn. Alhamdulillah sekarang sudah ada empat, jadi tinggal menambah satu lagi targetnya di 2019,” ucap Menteri Kominfo Rudiantara saat membicarakan perkembangan startup.

Rudiantara juga mengatakan, sebagai bagian dari industri kreatif keberadaan startup punya peran penting dalam perekonomian di suatu negara. Sejumlah upaya telah dilakukan dalam mendorong bertumbuhnya startup berkualitas dari dalam negeri, salah satunya Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Kominfo. (lry)