Kemendag Tutup 1.222 Situs Perdagangan Berjangka Komoditi Ilegal

Jakarta, Ditjen Aptika – Isu mengenai pemblokiran ramai diberitakan media selama 24 jam terakhir. Setelah melakukan pengawasan dan menerima laporan masyarakat, selama tahun 2021, Kemendag memblokir 1.222 situs perdagangan berjangka komoditi ilegal dan permainan judi berkedok trading. Upaya ini dilakukan guna memperkuat perlindungan masyarakat dari bahaya investasi ilegal yang merugikan.

“Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag berkomitmen untuk mengawasi kegiatan perdagangan berjangka komoditi, termasuk yang menggunakan binary option (opsi biner). Sepanjang 2021, Bappebti bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir 1.222 domain situs perdagangan berjangka komoditi tanpa izin dan judi berkedok trading,” tegas Plt. Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana dikutip dari Beritasatu.com, Rabu (02/02/2022).

Terdapat 92 domain opsi biner yang diblokir seperti Binomo, IQ Option, Olymptrade, Quotex serta platform lain sejenisnya. Bappebti juga memblokir 336 robot trading seperti Net89/SmartX, Auto Trade Gold, Viral Blast, Raibot Look, DNA Pro, EA 50, Sparta, Fin888, Fsp Akademi Pro serta perusahaan lain yang sejenis.

Kominfo Siapkan Sistem Identitas Digital Nasional untuk Kelola Data Masyarakat

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, saat acara Webinar Persaingan Usaha di Platform Online, Selasa (16/02/2021).

Isu mengenai transformasi digital juga ramai diberitakan media selama 24 jam terakhir. Kemkominfo tengah menyiapkan sistem identitas digital nasional untuk mengelola data pribadi masyarakat di dunia digital. Dengan ini, data masyarakat untuk menggunakan platform digital dapat teridentifikasi.

“Identitas digital penting di indonesia agar setiap orang bisa diidentifikasi,” kata Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dikutip dari Suara.com, Rabu (02/02/2022).

Semuel menjelaskan bahwa identitas digital ini memiliki manfaat agar data digital yang dimiliki masyarakat tidak disalahgunakan. Kemudian, identitas digital membuat pendaftaran dalam suatu platform menjadi lebih praktis. (pag)

Print Friendly, PDF & Email