Genjot Program Literasi Digital, 12,5 Juta Peserta Disiapkan Kuota Pelatihan

Staf Khusus Bidang Kebijakan Digital dan Pengembangan SDM, Dedy Permadi dalam sebuah webinar.

Jakarta, Ditjen Aptika – Isu mengenai literasi digital ramai diberitakan media selama 24 jam terakhir. Media mengangkat topik mengenai jutaan kuota dipersiapkan untuk peserta pelatihan digital, terutama untuk program Literasi Digital Nasional.

“Di masa pandemi, Menkominfo terus genjot program sumber daya manusia digital dan menjangkau jutaan peserta,” kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi dalam pernyataan pers yang dilansir laman Antaranews.com, Jumat (23/07/2021).

Program Literasi Digital Nasional menyediakan kuota bagi 12,4 juta peserta di tingkat dasar. Menurut Dedy, saat ini ada 1,9 juta masyarakat yang mengikuti pelatihan ini. Kesempatan mengikuti pelatihan masih terbuka untuk lebih dari 10 juta peserta yang berminat mengikuti program ini.

Program Literasi Digital Nasional terdiri dari empat modul yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.

Kominfo Temukan 260 Hoaks Seputar Vaksin Covid-19

Isu mengenai hoaks vaksin Covid-19 juga masih diberitakan media meskipun intensitasnya sudah tidak banyak. Media mengangkat hoaks seputar vaksin Covid-19 yang beredar di media sosial dengan bentuk yang semakin beragam.

Liputan6.com mengutip catatan temuan hoaks tentang vaksin Covid-19 dari Kemkominfo yang mencapai 260 hoaks dengan sebaran di media sosial mencapai 1.870, sampai Jumat (23/7/2021).

Sebaran hoaks seputar vaksin Covid-19 tersebut meliputi Facebook sebanyak 1.702, Instagram 11, Twitter 99, YouTube 41 dan TikTok 17.

Hingga Kamis (22/7/2021) sebaran hoaks tersebut tidak mengalami kenaikan, saat itu sebanyak 1.870 konten hoaks vaksin covid-19 ditemukan di berbagai platform media sosial. Pihak Kemkominfo sudah   melakukan penghapusan 1.870 informasi hoaks tersebut. (pag)

Print Friendly, PDF & Email