Peserta Agar Cermat Pilih Kategori Produk di IdenTIK 2020

Peserta dan Narasumber Talkshow Kick Off IdenTIK 2020 di Gedung Cyber, Jakarta (10/02/20).

Jakarta, Ditjen Aptika – IdenTIK tahun 2020 telah resmi dibuka. Ketua Juri IdenTIK 2020 mengingatkan peserta agar tidak salah memilih kategori sehingga gugur di awal seleksi.

“Tahun ini diharapkan peserta Seleksi Nasional Produk TIK 2020 lebih mengetahui kategori produk masing-masing. Jangan sampai gugur di awal hanya karena tidak lolos kategori produk,” terang Eko K. Budiarjo, Ketua Juri IdenTIK 2020 dalam acara Kick Off IdenTIK 2020 di Gedung Cyber 2 Jakarta (10/02/20).

Menurut Eko, peserta harus lebih cermat melihat kompetensi produknya dan membaca deskripsi yang dijelaskan untuk masing-masing kategori saat pendaftaran IdenTIK.

“Saat ini masyarakat millenial telah memiliki jiwa wirausaha dan memiliki semangat bersaing. Sehingga tidak lagi mencari well established corporation tapi sebaliknya, yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan berbagai inovasi, ” kata Eko.

Bukti perubahan pola pikir tersebut dapat dilihat dari banyaknya startup yang tumbuh dan diprakarsai oleh masyarakat usia produktif tersebut. Sehingga melatarbelakangi tema IdenTIK tahun ini yaitu Compete and Grow.

Lihat Juga: Pendaftaran IdenTIK 2020 Telah Dibuka

Hari Purwadi, Kasi Penerapan Pemberdayaan¬†Kapasitas TIK mengatakan, “Tahun ini, Pemberdayaan Informatika Ditjen Aptika juga mengupayakan peserta untuk langsung mengikuti Asean ICT Awards di Malaysia.” Peserta yang lolos AICTA nantinya berkesempatan mengikuti ajang IPIEC di Guangzhou, China.

Eko K. Budiarjo saat melakukan tanya jawab dalam Talkshow Kick Off IdenTIK 2020.

Sementara itu Plt. Direktur Pemberdayaan Informatika, Slamet Santoso mengatakan, “Selain mendorong masyarakat millenial agar dapat menjadi unicorn di Indonesia, Kemkominfo juga mengupayakan setiap tim dapat meningkatkan kualitasnya dan dapat bersaing dalam dunia global saat ini.”

Lanjut Slamet, keuntungan mengikuti IdenTIK adalah untuk mendorong masyarakat millenial untuk melebarkan relasi dalam memasarkan produknya. Setelah coaching nantinya peserta diarahkan untuk melakukan komunikasi dengan pihak-pihak sesuai konsentrasi bidang yang dituju. (pag)