Aplikasi Kementerian/ Lembaga Lain

  • M-Pajak dari Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Pajak pada 26 April 2015 meluncurkan aplikasi M-Pajak. Jenis Informasi perpajakan yang terdapat pada menu adalah Berita Perpajakan, Pengumuman Perpajakan, Artikel Perpajakan, Peraturan Perpajakan, Kurs Pajak, Kelas Pajak, Pojok Pajak, Direktori Kantor, Konsultan Pajak, dan Kalkulator Pajak. Melalui aplikasi ini, pengguna akan mendapatkan tautan ke aplikasi yang dimiliki oleh DJP, yaitu Situs Pajak, Kring Pajak, dan media sosial DJP.

Tampilan Aplikasi M-Pajak
  • e-Filing dari Kementerian Keuangan

e-Filing adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara daring (online) dan realtime melalui situs web Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id). (Bagi wajib pajak yang hendak menyampaikan laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (1770, 1770S, 1770SS) maupun SPT Tahunan PPh Badan (1771) dapat mengisi dan menyampaikan laporan SPT-nya melalui aplikasi e-Filing di DJP Online.

Jika dibandingkan dengan pelaporan pajak manual, e-Filing pajak memberikankeuntungan seperti berikut:

  1. Lapor pajak daring dari mana saja dan kapan saja;
  2. Hemat waktu, tak perlu datang dan antre di kantor pajak;
  3. Bukti pelaporan disimpan lebih aman dan mudah dilacak.
  • SAKTI dari Kementerian Keuangan

Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) adalah aplikasi yang digunakan oleh satuan kerja di kementerian/lembaga dalam mendukung penerapan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran. Perbedaan SAKTI dengan aplikasi sebelumnya, yaitu:

  1. Menggunakan satu pangkalan data (database) terpusat,
  2. Memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi,
  3. Dapat dipasang di sejumlah sistem operasi,
  4. Dapat dijalankan dalam spesifikasi PC/laptop yang minimum
  • Laut Nusantara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Aplikasi Laut Nusantara merupakan aplikasi terintegrasi yang memberikan informasi mengenai cuaca, keberadaan plankton, ketinggian ombak, mengecek harga, mengontrol kapal nelayan ilegal dan menjadi sarana komunikasi antarnelayan. Awalnya aplikasi ini bernama mFish hasil kerja sama Kemkominfo dan XL pada program Desa Broadband Terpadu. Fitur-fitur yang tersaji di aplikasi Laut Nusantara:

  1. Daerah penangkapan ikan,
  2. Lapor tangkapan ke dinas dan pihak terkait,
  3.  Informasi angin dan gelombang perairan dari BMKG,
  4. Informasi pelabuhan dan harga ikan dari KKP,
  5. Simulasi perkiraan BBM,
  6. Percakapan antarpengguna.
Tampilan Aplikasi Laut Nusantara
  • iTANI dari Kementerian Pertanian

iTani merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis ponsel pintar sebagai salah satu inovasi layanan pustaka dalam memberikan layanan dan penyebaran informasi pertanian. Sejumlah koleksi digital lingkup Kementerian Pertanian dapat diakses oleh pengguna melalui perangkat
mobile. iTani menyediakan referensi untuk mendukung kegiatan penelitian, penyuluhan, dan pembelajaran pertanian.

Tampilan Aplikasi iTani
  • Keluarga Sehat dari Kementerian Kesehatan

Aplikasi Keluarga Sehat versi Android ini merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk mendukung Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dalam hal pendataan keluarga sehat melalui kunjungan rumah. Aplikasi ini memudahkan para penyurvei untuk melakukan pendataan langsung di lokasi pendataan, baik dalam keadaan terkoneksi internet maupun tidak (online atau offline).

Tampilan Aplikasi Keluarga Sehat
  • Sentuh Tanahku dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang

Sentuh Tanahku menyajikan fitur untuk partisipasi plot bidang tanah jika sertifikat tanah belum terdata sebagai persil bidang pada peta yang bisa diperiksa pada fitur Lokasi Bidang Tanah. Berbagai informasi syarat-syarat pengurusan pelayanan juga disajikan beserta simulasi biaya yang interaktif sehingga dapat memprediksikan besaran biaya yang diperlukan untuk pengurusan layanan tersebut.

Tampilan Aplikasi Sentuh Tanahku
  • SiPongi Tanahku dari Kementerian LHK

SiPongi merupakan aplikasi untuk mengantisipasi dan melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan. SiPongi berbasis data dari satelit NOAA dan Tera serta dibantu cahaya matahari. Cara
kerjanya adalah dengan menangkap suhu dan luasan titik api lalu menyampaikan ke
pusat informasi dan ditampilkan ke web. Aplikasi ini bisa dilihat di laman web https://sipongi.menlhk.go.id/. SiPongi memenangi Penghargaan Top 45 Sinovik 2019.

  • SIBIMA Konstruksi dari Kementerian PUPR

SIBIMA Konstruksi (Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi) merupakan sistem pembelajaran mandiri, bersifat inklusif, mudah diakses, murah, cepat, berkualitas dan menjangkau seluruh pelosok tanah air. Peserta yang lulus pelatihan jarak jauh SIBIMA akan
mendapatkan Sertifikat Pelatihan dengan waktu pembelajaran setara 50 jam. Aplikasi ini dapat diakses melalui laman web http://sibima.pu.go.id. SIBIMA Konstruksi memperoleh penghargaan Top 45 Sinovik 2019.

  • SUKA Indonesia dari Kementerian Perdagangan

SUKA Indonesia merupakan inovasi dari Kementerian Perdagangan yang menciptakan terobosan sistem pelayanan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) Indonesia secara daring. Melalui sistem
ini, eksportir hanya membutuhkan waktu kurang dari delapan jam selama dokumen yang dilampirkan lengkap dan benar.

SUKA Indonesia telah terintegrasi dengan 94 Instansi Penerbit SKA (IPSKA) dan memiliki pusat panggilan 1-500-334 dengan layanan 7×24 jam. Aplikasi ini dapat diakses di alamat http://eska.kemendag.go.id. SUKA Indonesia memperoleh penghargaan Top 45 Sinovik 2019.

  • SiJuwita dari Kementerian Dalam Negeri

SiJuwita (Pemanfaatan Data Kependudukan Terintegrasi secara Online untuk Mewujudkan Single Identity Number) merupakan inovasi untuk integrasi data kependudukan dengan berbagai keperluan, seperti pembuatan SIM, paspor, NPWP, asuransi, rekening bank, dan sertifikat tanah. Saat ini sudah 1.227 K/L yang bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam memanfaatkan data kependudukan. SiJuwita memperoleh penghargaan Top 45 Sinovik tahun 2019.

Mendagri menerima penghargaan dalam ajang Top 99 Inovasi di Hotel Gumaya Jakarta (18/07/2019). Sumber: Kemenpan RB
  • BISMA dari Badan Ekonomi Kreatif

BISMA (BEKRAF Information System in Mobile Application) adalah aplikasi digital pengumpul data pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Mereka yang terdaftar di pangkalan data BEKRAF akan mendapatkan banyak manfaat, salah satunya dapat memasarkan produk usahanya melalui
aplikasi BISMA. Hingga saat ini tercatat sekitar 53.466 pelaku kreatif dengan total produk sejumlah 10.499.

Tampilan Aplikasi Web Bisma Bekraf
  • SIKS-NG dari Kementerian Sosial

Aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) dibuat guna menghadirkan data kemiskinan yang akurat. SIKS-NG ini dapat diakses oleh Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Selanjutnya, data kemiskinan yang telah diverifikasi dan divalidasi ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai data terpadu. Data tersebut dapat dipergunakan oleh kementerian/lembaga terkait untuk penanganan kemiskinan. Aplikasi SIKS-NG mendapat penghargaan Top 99 Sinovik tahun 2019.

  • Pesona Indonesia dari Kementerian Pariwisata

Kementerian Pariwisata berupaya untuk mengenalkan seluruh wisata, budaya, dan adat Indonesia secara global. Salah satunya melalui portal Pesona Indonesia (untuk domestik) dan portal Wonderful Indonesia (untuk mancanegara). Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia (WIPI)
telah sukses meraih penghargaan di United Nations World Tourism Organization (UNWTO) dan Brand of The Year Indonesia 2018 yang diselenggarakan MarkPlus Inc.

  • Portal Perhubungan Laut dari Kementerian Perhubungan

Aplikasi Portal Perhubungan Laut bertujuan memudahkan masyarakat umum untuk mengetahui informasi berita transportasi laut, prosedur pelayanan di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut,

peraturan perundang-undangan dan hublapedia. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store dan AppStore.

Tampilan Aplikasi Portal Hubla
  • SiDeka dari Kementerian Desa PDTT

SiDeka merupakan platform tata kelola desa dari Kemendesa PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) yang menyediakan layanan administrasi desa dan data penduduk desa, mulai dari biodata penduduk di setiap desa, keterangan lahir, dan daftar keluarga tidak
mampu. SiDeka menyajikan spreadsheet antarmuka yang seragam, sehingga pemerintah desa dapat dengan cepat mengelola data kependudukan tersebut. SiDeka tetap dapat digunakan saat luring (offline) dan data akan disinkronisasi ke cloud ketika terkoneksi ke internet.

  • Mobile JKN dari BPJS Kesehatan

Pengembangan aplikasi BPJS Kesehatan Mobile merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, di mana pun dan kapan pun. Terdapat lima kemudahan dari aplikasi mobile JKN ini, yaitu:

  • Mendaftar dan mengubah data peserta;
  • Mengetahui informasi data peserta dan keluarga;
  • Mengetahui informasi tagihan dan pembayaran iuran;
  • Mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan; dan
  • Menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi JKN-KIS.
Tampilan Aplikasi JKN BPJS Kesehatan