Pembinaan Pegawai, Intip Kepribadian Dirjen Aplikasi Informatika

Understanding People Class. Pembinaan Pegawai Ditjen Aptika, Bogor (27/07/2019).

Acara Pembinaan Pegawai Ditjen Aptika dengan tema “Aptika Super Team, Get Digitalization Go Stronger” yang berlangsung selama dua hari di Bogor, diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti lomba memasak berkelompok, kelas-kelas interaktif, Aptika Idol, games Kahoot, hingga acara hiburan.

Salah satu tema kelas interaktif adalah Understanding People. Menurut presentator Dea Rizkita ada empat tipe kepribadian yaitu damai, rinci, gesit, dan kuat.

Dirjen Aptika Semuel A. Pangerapan sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini. Ia berada dalam kategori si Gesit.

Kalau kamu tipe yang mana?

Si Damai termasuk kepada kepribadian introvert, rendah hati dan cenderung menghindari konflik adalah ciri dari kepribadian damai. Tipe damai ini harus berani berbicara, aktif atau ikut terlibat dalam diskusi untuk menyampaikan ide, dan jangan pernah malu untuk menyampaikan gagasan.

Si Rinci kepribadian ini tergolong introvert yang dikenal sebagai pemikir, analitis, penuh perhitungan dan perfeksionis. Untuk para tipe rinci dalam berkomunikasi dengan lawan bicara adalah jelaskan inti pembicaraan, berani menyampaikan opini, dan kurangi penjelasan terlalu rinci.

Si Gesit ini tergolong extrovert dan memiliki ciri khusus seperti periang, kreatif, dan inovatif.  Dibalik sifatnya yang menyenangkan tipe kepribadian ini serting melakukan tindakan ceroboh seperti berbicara ceplas ceplos. Tipe ini perlu membiasakan untuk berpikir sebelum berbicara, menyampaikan kalimat dengan jelas dan terstruktur.

Si Kuat kepribadian ini tergolong extrovert dan memiliki kemauan kuat, tegas, dan berorientasi pada tujuan. Oleh karena itu tipe kuat harus berkomunikasi dengan “respect” dan menyesuaikan cara berkomunikasi ketika di dalam tim untuk lebih bisa menjadi bagian dari sebuah tim tanpa harus selalu mendominasi.

Miskomunikasi merupakan salah satu yang dapat menyebabkan konflik di lingkungan kerja. Salah satu cara menanggulangi miskomunikasi adalah dengan memahami karakter atau kepribadian baik diri sendiri ataupun rekan kerja.

Apabila sudah mengetahui jawaban kepribadian masing-masing maka tips-tips yang telah disampaikan di atas dapat dilakukan sehari-hari untuk memaksimalkan karir sobat Kominfo. (aar)