Kominfo Luncurkan The Next 1001 Startup Digital

Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan (tengah) dan Staf Khusus Menkominfo Lis Sutjiati (paling kiri).

Jakarta, Ditjen Aptika – Kementerian Kominfo bersama para penggerak ekosistem digital meluncurkan The Next 1001 Startup Digital. Program lanjutan Gerakan 1000 Startup Digital ini diharap mampu memberi solusi sesuai kebutuhan industri digital terkini.

“The Next 1001 Startup digital ini merupakan model pembaharuan dari Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang telah dirintis sejak tahun 2016. Gerakan ini disinergikan dengan program dari lembaga lain seperti BUMN dan perusahaan bisnis lainnya,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo, Semuel A. Pangerapan, saat Siaran Pers Program The Next 1001 Digital Startups di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (20/05/2019).

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital sendiri telah dilaksanakan di 10 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar dan Pontianak. “Di masing-masing kota (tersebut) rencananya akan didirikan pusat inovasi dimana pelaku dan kreator lokal dapat berkolaborasi menciptakan solusi bagi kebutuhan masyarakat setempat,” lanjut Semuel.

Sejalan dengan penjelasan Semuel, Staf Khusus Menteri Kominfo, Lis Sutjiati menjelaskan startup yang dihasilkan mampu menyelesaikan isu-isu yang terkoneksi dengan kebutuhan industri digital saat ini. Dengan kualitas lebih baik dan sesuai keinginan investor.

“Program lanjutan 1000 Startup Digital ini akan terus mempertahankan kualitas terbaik, dengan meng-update mentor, membuat modul pembelajaran secara online, memaksimalkan ide dan bakat yang dimiliki. Dengan harapan dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” ujar Lis.

Peluncuran The Next 1001 Startup Digital (20/5).

Program gotong royong ini, tambah Lis, melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari pelaku startup, kreator, komunitas, akademisi, media dan pemerintah. Semua bergerak bersama mengembangkan ekosistem dan mendorong terciptanya generasi baru yang mumpuni di bidang teknologi.

“Mari dukung gerakan ini dengan menyebarkan semangat, informasi, sekaligus terus ikut mendorong perubahan hingga menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia,” pungkasnya. (hel)