Kominfo Jajaki Terhubung Jaringan Ekstranet Kemlu

Ciputat, Ditjen Aptika – Pengiriman berita luar negeri semakin mudah dan cepat melalui jaringan komunikasi khusus. Kementerian Kominfo dan Kementerian Luar Negeri menjajaki saling terhubung menggunakan Sistem Komunikasi dan Informasi Ekstranet (SKIE).

“Pengiriman berita melalui kurir memiliki kendala kurangnya personil, lambat dan tidak aman. Melalui SKIE yang telah terhubung dengan 133 perwakilan Indonesia di luar negeri, komunikasi akan semakin mudah, tepat waktu dan cepat, serta lebih aman,” kata Kabid Sistem Komunikasi Kemlu, Joko, saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan SKIE di Pusat TIK Nasional Ciputat, Selasa (16/04/2019).

Lanjut Joko, instalasi SKIE yang berbasis Virtual Private Network (VPN) mudah untuk dikerjakan dan telah memiliki aplikasi web bernama Simbra. Penggunaan aplikasi ini menghindari masalah klasik komunikasi melalui e-mail, seperti pesan tidak sampai, dianggap spam, dan mental (bouncing).

“SKIE ini telah terhubung pula dengan 19 kementerian/lembaga. Kemungkinan ke-20 adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kominfo ke-21. Apalagi Kominfo sebagai leading sector di bidang TIK dapat ikut mendorong instansi lain bergabung,” harap Joko.

Sementara itu Kabid Infrastruktur PDSI Suhartono menyambut baik fasilitas yang disediakan Kemlu ini. “Dalam rangka penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kami telah memiliki aplikasi SiMaya. Nantinya SiMaya ini akan menjadi penghubung (hub) internal pengiriman berita melalui SKIE,” ujarnya.

Hanya perlu dicermati, lanjut Suhartono, proses bisnis pengiriman berita di Kominfo. Sesuai alur tata naskah, seluruh surat masuk harus melalui Biro Umum terlebih dahulu. Sedangkan untuk keperluan SKIE ini lebih tepat bila surat masuk ditangani oleh Pusat Kerjasama Internasional (PusKI).

“Kami akan berkoordinasi lebih lanjut terkait integrasi SiMaya maupun alur persuratan. Bila nanti SKIE ini terlaksana di Kominfo, kita bisa adakan demo teleconference ke luar negeri apakah oleh Menteri atau Dirjen sebagai tanda peluncuran kerja sama,” pungkas Suhartono. (mhk)