Smart City

Gerakan menuju 100 Smart City bertujuan membimbing 100 kab/kota terpilih untuk merencanakan pengembangan smart city di daerah masing-masing dengan memperhitungkan tantangan maupun potensi tiap daerah.

Target gerakan ini adalah 100 kab/kota menjadi smart city di tahun 2019. Pengukurannya didasarkan pada kemampuan kab/kota dalam menyusun master plan pembangunan smart city yang mendefinisika arah pembangunan dan implementasi TIK ke depan serta penerapannya dalam program quick win yang bisa diwujudkan secara cepat dan langsung terasa ke masyarakat. Proses pemilihan kab/kota menggunakan

4 parameter, yaitu: 1) Indeks Kota Berkinerja Tinggi (Kemendagri), 2) Indeks Kota Berkelanjutan (Bappenas), 3) Indeks Kota Hijau (Kementrian PUPR), dan 4) Kemampuan Keuangan Daerah (KKD).

Gerakan Menuju 100 Smart City merupakan kerja sama antara Kemkominfo, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian PUPR, dan Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Telah dilaksanakan assesment terhadap 165 kab/kota dan menghasilkan 50 kab/kota dan dilakukan penandatanganan MoU pelaksanaan gerakan menuju 100 smart city Tahun 2018 dengan 50 Pemerintah kab/kota tersebut.

Pelaksanaan Training of trainer smart city 2018 kepada para pembimbing sebelum melakukan bimtek kepada kab/kota, dan selanjutnya dilakukan bimbingan teknis penyusunan masterplan smartcity. Pelaksanaan pemaparan masterplan dan quickwin smartcity 50 kota/kabupaten dan pemberian penghargaan.

Melalui program ini diharapkan :

  • Kota/ Kabupaten terpilih akan memiliki masterplan smartcity, dilengkapi dengan action plan setiap program, sehingga aparatur negara dapat melaksanakan program yang tepat guna dalam mendukung implementasi
  • Kota/ Kabupaten terpilih akan dilatih untuk merumuskan program quick win (program percepatan) yang berdampak langsung kepada masyarakat.
  • Terselenggaranya dan terintegrasinya layanan-layanan publik yang berbasis TIK (e-Government) pada dua puluh (25) Kota/Kabupaten yang terpilih mengadopsi konsep pembangunan Kota Cerdas (smart city).

Pada tahun 2018 telah dilaksanakan assesment terhadap 165 kab/kota dan menghasilkan 50 kab/kota terpilih serta dilakukan penandatanganan MoU pelaksanaan gerakan menuju 100 smartcity Tahun 2018 dengan 50 Pemerintah Kab/kota tersebut.

Pelaksanaan Training of trainer smartcity 2018 kepada para pembimbing sebelum melakukan bimtek kepada Kab/kota, dan selanjutnya dilakukan bimbingan teknis penyusunan masterplan smart city.

Capaian pada Tahun 2018:

  • Telah dilaksanakan bimbingan teknis penyusunan masterplan kepada 50 Kota/Kabupaten
  • Evaluasi Pelaksanaan Masterplan smart city yang telah disusun tahun 2017 kepada 25 Kota/kabupaten
  • Pemaparan masterplan dan quickwin smart city 50 kota/kabupaten dan pemberian penghargaan.