1000 Startup Digital

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah sebuah gerakan untuk mewujudkan potensi Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020 dengan mencetak 1000 startup yang menjadi solusi atas berbagai masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. Tujuan besar dari gerakan ini adalah memajukan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dengan cara membina para pemuda Indonesia agar mampu membuat startup digital yang menyelesaikan masalah bangsa dan mampu bertahan hingga nantinya menjadi sebuah perusahaan yang sustainable.

Melalui Kegiatan ini akan dihasilkan SDM dengan kompetensi dasar dan mindset yang harus dimiliki oleh seorang founderstartup yang punya hati untuk membangun bangsanya.

Tahun 2018 Gerakan Nasional 1000 Startup dilaksanakan di 10 kota antara lain: Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Malang, Denpasar, Makassar, Pontianak, dan Medan. Sebanyak 40.000 peserta mendaftar namun hanya 8.000 peserta yang di terima. Tahun 2018 ini terbentuk 126 tim.

Untuk melahirkan 1.000 startup digital, strategi yang dijalankan adalah dengan mentoring dan pembinaan intensif melalui tahapan-tahapan sistematis di 10 kota tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan adalah ignition, yaitu seminar untuk menanamkan pola pikir entrepreneurship. Kemudian, dari peserta ignition yang terjaring tersebut, peserta yang layak melanjutkan ke tahap workshop untuk diberikan pembekalan keahlian yang mereka butuhkan dalam membuat sebuah startupdigital. Berbekal ilmu dari workshop tersebut, peserta akan melanjutkan ke tahap hackathon untuk menghasilkan prototipe produk dari ide solusi aplikasi. Setelah itu, peserta akan memasuki tahap bootcamp, yang merupakan sesi mentoring mendalam untuk menyiapkan strategi peluncuran produk. Terakhir, peserta terpilih akan diinkubasi selama kurang lebih 3 bulan di setiap kota.

Kendala dalam pelaksanaan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yaitu:

  • Publikasi kegiatan Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital kurang maksimal. Peserta yang hadir sebagian besar mengetahui kegiatan Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital melalui komunitas dan jaringan media lokal.
  • Kurasi peserta belum maksimal. Peserta yang hadir sebagian besar adalah peserta yang “penasaran” mengenai Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital. Seharusnya bisa mendatangkan peserta yang benar-benar memiliki tekad dan minat yang cukup untuk mengikuti fase Kegiatan 1.000 Startup Digital.
  • Kurang kompaknya anggota dalam tim yang mengikuti fase kegiatan 1.000 Startup Digital berakibat dengan mundurnya tim tersebut dalam kegiatan 1000 startup digital padahal setiap tim diharuskan mengikuti semua fase dari awal hingga akhir dan fase tersebut harus berurutan tidak bisa dilompati.
  • Perencanaan kegiatan Nexticorn di bulan Mei dan Oktober yang mendadak.

Langkah Mitigasi yang dilakukan yaitu:

  • Penggunaan MediaTV, Radio dan Surat Kabar nasional sebagai media publikasi dan kampanye agar masyarakat lebih tahu mengenai Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital
  • Kerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer agar menghadirkan tim dari mahasiswa yang sudah siap untuk mengikuti kegiatan Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital ataupun mengundang alumni mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Komputer untuk berpartisipasi dalam Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.
  • Komputer untuk berpartisipasi dalam Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.
  • Pelaksanaan Akselerasi Kegiatan 1.000 Startup Digital diluar fase 1.000 Startup digital untuk tim yang memiliki ide dan konsep yang sudah matang.
  • Pelaksanaan kegiatan–kegiatan pendukung (RIOT, KMDGI,dsb) untuk mengisi talent–talent yang dibutuhkan oleh Tim yang mengikuti Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.
  • Membuka opsi kota–kota baru yang berpotensi untuk diselenggarakan fase kegiatan 1.000 Startup Digital.
  • Membangun kerjasama dengan berbagai partner (Google, Facebook, dsb) untuk menguatkan kapasitas Mentor dan Tim 1.000 Startup Digital

Nexticorn

Nexticorn merupakan sebuah inisiatif yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO), dan Ernst & Young. Nexticorn bertujuan mempertemukan para startup yang telah mendapat pendanaan tahap awal dengan para investor yang berpotensi memberikan pendanaan lanjutan. Dengan begitu, akan makin besar peluang mereka menjadi startup Unicorn (mempunyai valuasi di atas US$1 miliar alias Rp15 triliun).