Pandu Digital Kota Palopo Dukung Revolusi Industri 4.0

Panelis seminar nasional dan workshop di Kota Palopo (30/7/2019).

Palopo, Ditjen Aptika – Pandu digital dapat membantu pemerintah menerapkan digitalisasi di seluruh sektor. Pengguna internet juga perlu mencermati data pribadi dan akses konten-konten negatif.

“Era revolusi Industri 4.0 memiliki basis digitalisasi dan Kementerian Kominfo sebagai instansi pemerintah yang diberikan tanggung jawab untuk mengawal infrastruktur digitalisasi,” ungkap Gungun Siswadi, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemkominfo saat acara Seminar Nasional dan Workshop Pandu Digital di Kota Palopo, Selasa (30/7/2019).

Tugas pandu digital di Palopo, lanjut Gungun, adalah memandu UMKM, petani, dan nelayan untuk Go Online. Sehingga, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Adanya pandu digital dapat membantu instansi pemerintah, seperti Dinas Kominfo dan instansi lainnya, dalam menerapkan teknologi digital.

Sekretaris Walikota Palopo Jamaludin menyatakan secara tegas, “Pegawai negeri yang tidak dapat menggunakan teknologi informasi akan membebani negara.” Menurutnya, SDM yang tidak bersahabat dengan teknologi akan menjadi lemah.

Jamaludin pun meminta masyarakat untuk ikut mencermati penggunaan teknologi. Orang tua perlu lebih paham dari anaknya terhadap akses konten-konten negatif.

Banyumurti, seorang Relawan TIK, menyatakan perlunya pemahaman penggunaan data pribadi di ranah internet. “Posting data pribadi yang diunggah ke media sosial walaupun dihapus oleh pengguna, jejak digitalnya tidak akan hilang. Seseorang dapat meng-capture dan menyimpan posting yang telah dibuat,” jelasnya.

Sebab itu Banyumurti mengharapkan pengguna media sosial paham konten yang diunggah ke internet. Ungkapan “think before posting, saring sebelum sharing” perlu diingat oleh para peserta.

Dalam acara tersebut peserta juga diuji kemampuannya di akhir seminar. Pandu digital memiliki sejumlah tingkat atau badge, yaitu biru, merah, hitam dan emas. Peserta baru akan mendapati badge biru. “Post test ini akan menentukan apakah peserta dapat mendapat badge merah,” ungkap Bambang Tri dari Direktorat Pemberdayaan Informatika.

Penyematan pandu digital oleh Jamaludin, Sekda Kota Palopo.

Seminar dihadiri oleh pelajar, komunitas TIK, dan masyarakat umum di Kota Palopo. Peserta melakukan registrasi di depan auditorium Saokotae. Registrasi tersebut menggunakan kode digital hasil pengisian form melalui website pandu.kominfo.go.id. (pan)