Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

 

Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 53, Ditjen Aplikasi Informatika, Kementerian Kominfo  bekerjasama dengan 5 startup digital sektor kesehatan (Halodoc, Pasienia, InsanMedika, Pijar dan Lemonilo) membuka booth pada Pameran Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 dan Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-11 November 2017 di Hall C3 JiExpo Kemayoran, Jakarta.

 

Siak Indragiri - Menutup dari rangkaian bimtek yang diberikan oleh Kementerian Kominfo, dilakukan serah terima draft final Masterplan dan Quickwin Kabupaten Siak dari Kadis Kominfo, Arfan Usman kepada Bupati Kabupaten Siak, Syamsuar. Gerakan Menuju 100 Kabupaten/Kota Pintar oleh Direktorat e-Government, Ditjen Aplikasi Informatika (25/10).   Dalam sambutannya,  Bupati menyatakan ungkapan terima kasihnya kepada Kementerian Kominfo dan para narasumber atas bantuannya dalam menyusun Masterplan dan Quickwin Smart City Kabupaten Siak. Ia pun mengingatkan para OPD untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya. 

Bimtek kali ini merupakan kegiatan keempat yang telah dilakukan sejak Juli 2017. Perwakilan dari Kementerian Kominfo, Winarno, memaparkan program-program yang menjadi unggulan Kabupaten Siak dalam implementasi smart city, yaitu:

  1. Aplikasi Wisata Siak, merupakan aplikasi hasil kerjasama antara Dinas Kominfo dengan Dinas Pariwisata yang berbasis android dan website.  Aplikasi ini akan memuat informasi-informasi terkait Profile Wisata, Obyek Wisata (Terintegrasi dgn peta digital), Event Wisata, Penginapan/Hotel, Layanan Publik (intgerasi dengan perizinan, Panic Button, dll), Transportasi (Travel), Kuliner, Rumah Ibadah, dan Pemerintahan. 
  2. SMILE (Pendaftaran Perizinan Secara Online), merupakan aplikasi Pendaftaran perizinan secara online dan proses pengiriman notifikasi melalui SMS yang dikelola DPMPTSP Kabupaten Siak. Aplikasi ini akan menggunakan Sertifikat Elektronik,yang dikeluarkan oleg Lembaga Sandi Negara, sehingga dapat memungkinkan pengiriman dokumen melalui email setelah perizinan selesai. 
  3. e-Library,  merupakan aplikasi perpustakaan digital. Aplikasi ini masih dalam tahap pengembangan sehingga belum launching.  Di dalam aplikasi ini, pengguna dapat meminjam, dan membaca buku melalui perangkat gawai yang dimilikinya. 
  4. e-Puskesmas, merupakan aplikasi yang dikelola oleh Dinas Kesehatan. Pelayanan menggunakan aplikasi ini telah di dimulai sejak enam bulan yang lalu. Salah satu fitur menarik dari aplikasi ini adalah dapat diketahuinya 10 (sepuluh) penyakit terbanyak yang diderita masyarakat Kabupaten Siak.
  5. Alarm Persalinan.  adalah suatu aplikasi yang berisi data seluruh ibu hamil yang ada di Kabupaten Siak. Aplikasi ini akan memberikan notifikasi kepada Puskesmas apabila ada kelahiran yang akan terjadi di hari tersebut, untuk kemudian petugas puskesmas akan melakukan kunjungan ke tempat ibu yang melahirkan tersebut. Aplikasi ini sudah digunakan di satu Puskesmas, yaitu Puskesmas Kecamatan Kerinci Kanan, sedangkan 12 puskesmas lainnya akan menggunakan setelah aplikasi ini sudah online. (sya)

Kabupaten Kupang – Bertempat di gudang Logistik Dinas Perdagangan Kabupaten Kupang, Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang menyelenggarakan workshop Petani Go Online (9/10). Workshop ini menjadi sarana untuk mempertemukan industri TIK sektor pertanian dengan para petani serta penyuluh pertanian di Kabupaten Kota Kupang. Sekda Kabupaten Kupang, Hendrikus Paut dalam sambutan diawal pembukaan acara menegaskan “Mindset atau pola pikir petani Kab. Kupang harus di ubah bahwa menjual hasil tani tidak harus selalu dibawa ke pasar tetapi dapat dilakukan melalui teknologi TIK dalam hal ini pengunaan handphone yang sudah banyak digunakan oleh petani”.

Kegiatan ini untuk pertama kalinya diadakan di Provinsi NTT, sehingga Kabupaten Kupang diharapkan dapat menjadi Pilot Project untuk kabupaten-kabupaten lainnya dalam hal memasarkan hasil panen melalui pemanfaatan TIK.  Fokus pemasaran hasil tani di kabupaten Kupang adalah Jagung. Produksi hasil panen Jagung terbesar di NTT berasal dari Kabupaten Kupang hal ini menjadi salah satu alasan di pilihnya Kabupaten Kupang sebagai Pilot Project untuk kegiatan ini. Pemasaran hasil tani para petani jagung dapat langsung di salurkan ke Industri TIK Pertanian melalui aplikasi Petani dari Eragano.

Direktur Pemberdayaan Industri Informatika,Septriana Tangkary, mengatakan “dengan go online ini seperi aplikasi tani Eragano, para petani makin cerdas karena dapat memantau perkembangan harga jagung di beberapa tempat atau pasar di daerah lain melalui situs yang tersedia, sehingah tidak mudah di bohongi oleh tengkulak, situs-situs itu antara lain seperti:

  1. Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok(SP2KP) Kementerian perdagangan (https://ews.kemendag.go.id/),
  2. Panel harga pangan (Badan Ketahanan Pangan) (http;//panelhargabkp.pertanian.go.id/2016/).
  3. Harga Pangan(Bank Indonesia) (http://www.hargapangan.id/)”

Di penghujung acara, para ketua kelompok tani yang berada di bawa naungan Koperasi Pertanian Gema Pelagung yang telah mengadakan MOU denga Dinas Petanian Kab. Kupang di berikan Tablet Android yang telah terinstal aplikasi Petani dari Eragano. Melalui aplikasi yang terdapat pada tablet android tersebut petani dapat langsung memasarkan hasil tani jagung ke Eragano dengan harga di atas harga net yang telah ditentukan Pemerintah. Besar harapannya melalui workshop ini output dari petani go online yakni terjadinya transaksi antara petani dan Eragano dapat segera terwujud pada awal panen yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Desember 2017 mendatang. (HMDG)

 

 

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapat kunjungan dari mahasiswa Universitas Negeri Solo (UNS) dalam rangka studi wisata bertema Kebijakan Pengelolaan Perangkat Lunak & Konten Pemberdayaan Telematika serta pengaruh dengan perkembangan TI di masa depan” (23/10). Rombongan sekitar 100 orang dipimpin oleh dosen pembimbing Abdul Aziz, S.Kom.,M.Cs. Ketua Program D3 Teknik Informatika Fakultas MIPA UNS diterima oleh perwakilan Tata Usaha Ditjen Aplikasi informatika di Ruang Rapat Anantakupa Lantai 8 Kementerian Kominfo.

Jakarta - Kementrian komunikasi dan informatika mendapat kunjungan dari Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogyakarta dalam rangka kajian terhadap implementasi Cyber Crime (3/10). Rombongan sekitar 100 orang dipimpin Dosen pembimbing Hengky diterima  perwakilan Ditjen Aplikasi informatika di Ruang Rapat Anantakupa Lantai 8 Kementrian Kominfo.

Ditjen Aplikasi informatika menghadirkan 3 orang Narasumber. Narasumber pertama, Anthonius Malau, Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Ditjen Aptika menyampaikan narasi tentang proses pembentukan, filosofi dan esensi perubahan UU ITE Nomor 11 tahun 2008 yang kemudian menjadi UU ITE Nomor 19 tahun 2016. Selanjutnya, Helmi Yudhasetia dari Direktorat Keamanan Informasi menyampaikan pengalaman dan cara kerja selaku PPNS UU ITE. Dan terakhir Moh.Wildan dari Bagian Pelaporan Ditjen Aptika menyampaikan tentang profil Kementerian Kominfo dan Ditjen Aptika pada khususnya. Menurut Wildan pilihan studi /kajian hukum di Kementerian Kominfo sangat tepat karena :

  1. Ditjen Aplikasi informatika yang membidani kelahiran regulasi dunia maya di Indonesia.
  2. Kementerian Kominfo di tahun 2017 mendapatkan penghargaan website JDIH (jaringan Dokumentasi Informasi hukum) terbaik dari Kementerian Hukum dan HAM untuk kategori navigasi dan tampilan terbaik.  
  3. PPNS UU ITE mendapatkan penghargaan dari Bareskrim Polri sebagai PPNS ter-aktif dalam penanggulangan kejahatan Siber di tahun 2017.

Mahasiswa sangat antusias dalam diskusi dengan meminta penjelasan tahapan penyidikan kejahatan siber, metode penanggulangan spam email atau sms penipuan dan bagaimana kesiapan PPNS Kominfo. Hengky berharap nantinya dengan studi wisata ini mahasiswa yang rata-rata semester 5 s.d 7 ini akan mendapatkan pencerahan untuk menyusun tema dalam penulisan skripsi ketika kembali ke kampusnya. (mow

 

My Twitter Updates