Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Jakarta- Sebagai salah satu rangkaian kegiatan Sosialisasi Evaluasi Gerakan Menuju 100 Smartcity, telah dilaksanakan Penandatanganan MoU Nota Kesepahaman Gerakan Menuju 100 smarti city tahun 2018 antara Direktur Jenderal Aplikasi Informatika dengan Walikota Padang Panjang dan Walikota Pekalongan bertempat di Ruang DR.H.Roeslan Abdulgani Kantor Kementerian Kominfo (23/5).

Dengan telah ditandatangani Nota Kesepahaman tersebut, Kota Padang Panjang dan Kota Pekalongan akan mendapatkan bimbingan dari Kementerian Kominfo untuk menyusun masterplan dan quickwin smartcity tahun 2018. (NVZ)

 

Jakarta - Sebagai tindaklanjut penyusunan masterplan dan quickwin Gerakan Menuju 100 Smartcity yang telah dilaksanakan pada tahun 2017 yang lalu, Direktorat e-Government menyelenggarakan Sosialisasi rencana program evaluasi kepada 24 kota/kabupaten bertempat di Ruang DR.H.Roeslan Abdulgani Kantor Kementerian Kominfo (23/5).

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika yang sekaligus memberikan arahan kepada kota/kabupaten dan para pembimbing dalam melaksanakan evaluasi implementasi masterplan smartcity. Dalam kegiatan solialisasi disampaikan juga rencana teknis pelaksanaan evaluasi oleh para pembimbing yang bertujuan agar masing-masing kota/kabupaten dapat mempersiapkan data yang dibutuhkan dalam kegiatan evaluasi tersebut. (NVZ)

 

 

Jakarta - Dalam rangka penyediaan layanan mudik lebaran tahun 2018, Ditjen Aptika mengembangkan aplikasi “Ayo Mudik”. Layanan yang tersedia antara lain lokasi SPBU, Pos Kesehatan, Pos Peristirahatan, Pos Polisi, Rest  Area, bengkel dan posko operator telekomunikasi yang dapat digunakan oleh para pemudik di tahun 2018 ini. 

Bogor - Kementerian Komifo melalui Ditjen Aptika dan Ditjen IKP melakukan rangkaian kegiatan workshop konsolidasi infrastruktur e-government di Hotel Aston Sentul, Bogor yang terdiri dari tingkat pemerintah daerah bagian wilayah Jawa dan Sumatera (21/05) dan Kementerian/Lembaga (22/05). Acara dibuka oleh Dirjen Aptika, Semuel A. Pangerapan, dan dilanjutkan oleh Direktur e-Government (Firmansyah Lubis), dan Kasubdit Teknologi Infrastruktur (Bambang Dwi Anggono).

Depok –  Direktorat e-Government, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika,  memenuhi undangan dari Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan untuk memberikan penjelasan mengenai Pedoman Pengelolaan Website Pemerintah dalam Workshop Website Kesehatan 2018. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (14/5) bertempat di The Margo Hotel Depok.

Workshop ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Didik Budijanto dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan dari seluruh provinsi di Indonesia.Adapin narasumber yang mewakili Direktorat e-Government adalah Firmansyah Lubis, yang merupakan Direktur e-Government.

Dalam paparannya,Firmansyah menjelaskan mengenai Rancangan Peraturan Menteri tentang Pengelolaan Portal dan Situs Web Instansi Penyelenggara Negara. Ia menuturkan bahwa dalam pengelolaan website harus memerhatikan 8 (delapan) unsur, yaitu: Identitas Nasional, Pengelola, Konten, Tipografi, Navigasi, Teknologi, Keamanan Informasi, dan Fitur bagi Penyandang Disabilitas Fisik.

Poin terakhir menjadi sorotan tersendiri dalam kegiatan kali ini, karena memiliki hubungan langsung dengan dunia kesehatan. Ketersediaan fitur bagi penyandang disabilitas fisik menjadi penting agar informasi yang terdapat dalam suatu website dapat tersampaikan kepada semua kalangan masyarakat. Fitur-fitur yang dimaksud tersebut antara lain adalah: teks ke suara, suara ke teks, subtitle video, dan perintah suara.

Sebagai penutup paparan, Firmansyah mengutarakan kunci-kunci keberhasilan dalam implementasi TIK di setiap instansi, yaitu: Kebijakan TIK, Kepemimpinan yang kuat dan efektif, Pembangunan Kelembagaan TIK, Sosialisasi TIK dan Manajemen Perubahan, Infrastruktur TIK, Aplikasi TIK, dan Perencanaan TIK.(SYA)

 

My Twitter Updates