Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Yogyakarta – Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta menyelenggarakan FIRAL, Festival Literasi Digital dengan tema “Penciptaan Ekosistem Bermain Game yang Sehat” Acara sosialisasi  Peraturan Menteri Kominfo No.11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik / Indonesia Game Rating System (IGRS) ini dihadiri lebih dari 30 peserta (15/10)

Ibu Septriana Tangkary, Direktur Pemberdayaan Industri Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika membuka sesi Games dan menyampaikan tentang Indonesia Game Rating System (IGRS). Dengan hadirnya IGRS diharapkan dapat menciptakan ekosistem bermain game yang sehat meningkatkan wawasan masyarakat tentang pentingnya kecocokan usia gamer dan games yang dimainkan serta menggunakan produk digital entertainmen seperti game secara bijaksana dan sesuai peruntukannya.

Pada acara ini dikupas terkait dampak positif GAME / Permainan Interaktif Elektronik (PIE) dari berbagai sudut pandang psikolog (Elizabeth Santosa), Dosen (Samuel Henry), Game Developer (Frida Dwi) dan Next Generation Indonesia (Khemal Andrias) beberapa dampak positif game diantaranya  :
1. PIE memberikan latihan bagaimana memecahkan masalah dan logika berpikir.
2. PIE dapat melatih penggunaan motorik halus dan kemampuan spasial.
3. PIE dapat memberikan kesempatan kepada orang tua dan anak untuk bermain bersama.
4. PIE diperkenalkan kepada teknologi informasi.
5. Beberapa PIE memiliki aplikasi untuk melatih kesabaran.

Dengan adanya acara yang Festival Literasi Digital, “Penciptaan Ekosistem Bermain Game yang Sehat” diharapkan dapat memberikan pandangan positif terkait Game, manfaat yang maksimal serta terciptakan iklim yang positif dalam industri game Indonesia. (HBK)

Jakarta - Kementerian komunikasi dan informatika, Ditjen Aptika, melalui direktorat e-Bussiness mengadakan rapat pembahasan tata cara kerja tim panel White list di Milenium Sirih (11/10). System DNS whitelist nusantara tersebut akan melindungi masyarakat khususnya bagi pelajar di tingkat SD, SMP, SMA dan para santri dari konten negatif serta mencegah akses situs eksternal yang dianggap tidak dapat dipercaya dengan menyediakan rekomendasi situs-situs positif. System White list menuju internet  sehingga dapat memperoleh wawasan yang cerdas, kreatif dan produktif.
Dirjen Aptika, Semuel A Pangerapan  menyampaikan bahwa saat ini banyak situs yang mengandung unsur pornografi, perjudian dan pasar gelap  yang jumlahnya sudah mencapai milyaran di internet, akan tetapi data yang telah ada di kominfo baru kurang lebih 700.000,- sehingga saat ini perlu di dilakukan crawling system. Semuel menambahkan Kemenkominfo melalui Ditjen Aptika bisa membantu mengadakan alat Crawling system tersebut yang mana akan memberikan kemudahan dalam memilah dalam menentukan konten positif yang akan ditentukan oleh tim panel whitelist nantinya.

Adapun kriteria data yang dapat dimasukkan kedalam panel white list adalah nama domain yang mewakili situs internet harus bernilai positif atau mengandung unsur pendidikan bagi pengguna internet sesuai dengan kategori yang ditetapkan, tanpa ada satupun kandungan/konten negatif di dalam nya.

Tim Panel terdiri dari  : Dirjen Aptika, Direktur e-Bussiness, PANDI, NAWALA, FTII,kakatu, ID-COP, MUI, Praktisi,Digicop, Kemenag, PB NU, ICMI, serta dari perwakilan dari Kemensos yang menjadi tim panel dalam program System DNS Whitelist Nusantara. Melalui Forum panel melalui rapat panel melakukan kajian berupa penambahan atau pengurangan dan pemilahan/pengkategorian terhadap data yang diberikan oleh tim pengesah data.Kajian dan pemilahan/pengkategorian tersebut dapat didahului oleh proses komunikasi panelis melalui aplikasi online. Hasil tersebut diatas yang akan menjadi data valid yang akan menjadi basis data bagi DNS whitelist.(NDI)

Gresik – Pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan Masterplan Smartcity Kabupaten Gresik telah memasuki tahap ke 3. Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 September 2017 bertempat di Ruang Rapat Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik (29/9). Bimtek yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gresik Bapak Budi Raharjo, SH. Direktorat e-Government menugaskan Bapak HaryaWidiputra dari STMIK Perbanas selaku pembimbing dan Nova Zanda dalam bimbingan teknis penyusunan masterplan smartcity.

Dalam draft masterplan smartcity telah disusun quickwin untuk masing-masing pilar, adapun program quickwin yang akan dilaksanakan di tahun 2017 antara lain Sibling, Dr. Kepo, Posyando Go, Ases (Aplikasi Sedot Tinja). Adapun beberapa program tersebut ada yang telah dilaksanakan ditahun 2017 dan akan ditingkatkan pemanfaatannya seperti Dr. Kepo yaitu aplikasi berbasis android untuk pelayanan kependudukan .#gerakan100smartcity. (NVZ)

 

Jakarta – Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika kembali mengadakan sosialisasi IGRS  di acara Pizza Party, “Kumpul Sharing Dan Makan Bareng + Pembelajaran singkat tentang Indonesia Game Rating Sistem di Kantor LYTO, Jakarta (07/10).  Pada acara ini Kemkominfo yang diwakili oleh Ibu Septriana Tangkary, Direktur Pemberdayaan Industri Informatika membuka acara dan menyampaikan Peraturan Menteri Kominfo No.11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik / Indonesia Game Rating System (IGRS). IGRS diharapkan dapat memberikan panduan bagi masyarakat dan pelaku industri tetang kesesuaian konten dengan aturan serta nilai-nilai budaya Indonesia dan dapat mengedukasi terutama pentingnya kecocokan usia dan jenis games yang dimainkan.

Pada acara yang dihadiri lebih dari 50 peserta ini dikupas terkait IGRS dari mulai kategori yang terdapat di IGRS, Klasifikasi IGRS, demo dalam melakukan pendaftaran sampai Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik di IGRS serta pemaparan dari publisher lokal - PT Galactic Multimedia (Oomph). Pada acara ini Developer Games dihimbau untuk mendaftarkan Permainan Interaktif Elektronik atau Game ke website http://www.igrs.id. Karena hadirnya IGRS diharapkan dapat mendukung Penciptaan Iklim Yang Kondusif industri game, Penciptaan Persepsi Positif Masyarakat Akan Orang Kreatif, Usaha Kreatif, dan Karya Kreatif Lokal serta Keberpihakan Pasar Lokal Pada Industri dan Karya Kreatif Lokal.

Di acara pizza party juga diberikan update subtansi dan teknis terkait Indonesia Game Rating System kepada Game Developer Jakarta serta Publisher, diharapkan Game Developer Jakarta dapat memahami IGRS dan mengklasifikasi permainan interaktif elektronik di IGRS.ID.(HBK)

 

Jakarta - Kementrian komunikasi dan informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi informatika mendapat kunjungan dari kampus IPDN Cilandak, Jakarta yang menyelenggarakan program studi S1 ilmu pemerintahan (3/10). Bertempat  di Ruang Rapat Alimoertopo Lantai 3, gedung utama kementrian kominfo rombongan 25 orang Praja  di terima oleh Kasubdit Tekhnologi Infrastruktur, Direktorat e-Government, Bambang Dwi Anggono, S.Sos, MTI. Kedatangan mereka kali ini dalam rangka pelaksanaan studi perspektif, tentang sistem teknologi dan informasi pemerintahan, yang didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah dan pembimbing nya DR. Ahmad Averus Toana, M.Si.

Hal ini merupakan pembelajaran awal bagi Praja IPDN dalam memadukan ilmu pemerintahan dan tekhnologi  informasi, sehingga pelaksanaan e-goverment dapat berjalan dengan baik, mengingat mereka merupakan kader dari Kementerian Dalam Negeri dalam menjalankan roda pemerintahan daerah nantinya.

Averus berharap nantinya ada kerjasama dengan Program Profesi Pamong Praja dalam memberikan masukan dan pendampingan mengenai sistem tekhnologi dan informasi pemerintahan dari Kominfo di kampus IPDN, terutama tentang pelaksanaan pemerintahan daerah yang dipadukan dengan penggunaan TIK sesuai dengan amanat dari Permenkominfo No. 14/2016 dan 15/2016 tentang pembentukan Dinas Kominfo di Pemerintah Daerah Provinsi Kabupaten dan Kota. Menanggapi hal tersebut Bambang menyarankan MOU antara IPDN dengan kementerian Kominfo, sehingga Direktorat E-Government dapat menindaklanjuti dengan Perjanjian kerja sama (PKS) untuk pendampingan dan masukan tentang kurikulum Sistem Tekonologi dan Infromasi Pemerintahan (NDI)

 

My Twitter Updates