Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Sragen - Nasib petani Jawa Tengah kini mulai menemukan harapan baru. Kementerian Kominfo menggandeng pengembang aplikasi Eragano dan menjalin sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sragen dalam menyediakan solusi dari hulu ke hilir untuk Petani Jawa Tengah(27/2) Program ini merupakan bagian dari Program Petani Go Online Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diintegrasikan dengan Program Kartu Tani di Jawa Tengah.“Fokus Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika adalah membantu digitalisasi sektor - sektor strategis,  Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah; salah satunya adalah dalam sektor pertanian ini, kemudian yang kedua adalah memajukan industri aplikasi informatika itu sendiri. Dengan kebijakan yang pro terhadap inovasi dan  menciptakan  environment yang kondusif untuk startup agar dapat melahirkan inovasi/ide baru dan membantu bisnis mereka untuk berkembang dan sustain. Contohnya seperti aplikasi karya anak bangsa yaitu Eragano yang bergerak di bidang agritech ini harus kita dorong terus untuk berkembang”, tegas Semuel A Pangerapan, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo.

Melalui sinergi ini, Petani dapat menjual hasil panennya secara langsung kepada industri melalui platform marketplace pada aplikasi eragano. Proses ini akan memotong rantai pasok dan menghubungkan petani langsung dengan industri sehingga meningkatkan posisi tawar Petani dalam penetapan harga atas hasil panennya. Inisiatif ini disambut dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Ada kepastian harga, ada kepastian pasar, kemudian juga ada kepastian jaminan saprodi. Tentunya ini sangat menguntungkan. Peran kita sebagai Pemerintah adalah memediasi, memfasilitasi antara Eragano dengan Petani di wilayah kita. Sebelumnya kita sudah ada, namun lebih pada skala rumah tangga, namun dengan Eragano, kita bisa kirim dengan kapasitas yang lebih besar. Misalnya jagung, harga pasaran Rp2900, Eragano membeli di harga Rp3350, itu sudah diatas harga pasar, saya pikir luar biasa” (Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono).

Sinergi bersama dalam program ini diresmikan dalam kegiatan “Petani Sejahtera melalui Sinergi Kartu Tani dan Petani Go Online Bersama Eragano” pada 23/02/2018 di Desa Jambeyan Kabupaten Sragen. “Jawa Tengah merupakan salah satu Provinsi penghasil jagung tertinggi di Indonesia dengan potensi luas lahan sekitar 500.000 hingga 600.000 hektar, dengan rata-rata produktivitas 5 ton/ha. Namun, PETANI Jawa Tengah masih kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dan tingkat produktivitas yang belum maksimal. Harapan kami, kami dapat meningkatkan produktivitasnya menjadi minimal 7 ton per ha, dan melalui sinergi bersama ini, kami menargetkan untuk musim pertama di Jawa Tengah kami dapat menjangkau Grobogan, Sragen dan Banyumas sekitar 25.000 ha” Tegas Stephanie Jesselyn, CEO dari Eragano.

Dalam menyediakan solusi dari hulu ke hilir, terdapat berbagai layanan lain yang ditawarkan untuk PETANI Jawa Tengah, seperti pendataan lahan petani secara digital melalui Geo Tagging, platform digital seleksi dan profiling petani, serta training budidaya dan tanya jawab dengan ahli pertanian Eragano. Solusi digital ini diharapkan dapat menjawab permasalahan yang selama ini dialami PETANI di Jawa Tengah. “Harapan kami dengan adanya industri TIK sektor pertanian, khususnya Eragano, dapat memberikan solusi kepada petani untuk mendapatkan harga sesuai dengan hasil kerja petani”tegas Septriana Tangkary, Direktur Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo. Kolaborasi di antara Kementerian Kominfo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pengembang seperti Eragano ini sangat dibutuhkan dan diharapkan akan membawa dampak positif bagi pertanian di Jawa Tengah.(son)

 

 

 

Ciputat - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden No. 91 tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 138 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan PTSP Daerah, Direktorat e-Government mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemanfaatan aplikasi perijinan online SiCantik yang berlangsung selama 3 hari, 26-28 Februari 2018 di Pustiknas, Ciputat.

Pelaksanaan Bimbingan Teknis tahap pertama di tahun 2018 peserta bimbingan teknis yang diundang antara lain Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Pemerintah Kota Payakumbuh, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Kota Solok. 

Kegiatan bimtek diawali dengan sambutan dan arahan Direktur e-Government Bapak Firmasyah Lubis, dilanjutkan dengan paparan narasumber yaitu Bapak Wuryono Prakoso dari Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi, KPK yang menyampaikan tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perijinan yang Akuntabel dan Bebas Korupsi, dan Bapak Yudia Ramli Kasubdit Fasilitasi Pelayanan Umum Kemendagri dengan judul materi Implementasi Permendagri No. 138 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan PTSP Daerah serta tanya jawab tentang pelaksanaan perijanan online.

Materi bimtek antara lain tentang pengenalan fitur-fitur aplikasi, proses bisnis serta simulasi pembuatan perijinan oleh tiap-tiap instansi. Aplikasi SiCantik v.5 atau cloud ini merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya  dengan keunggulan, antara lain: satu sistem dapat digunakan oleh banyak instansi, dapat mengakomodir berbagai jenis perijinan dengan aturan yang berbeda, alur proses yang flexibel dan performa yang tetap terjaga, serta dapat berbagi pakai data dengan sistem yang lain, dan dipersiapkan untuk penggunaan tandatangan digital.

Untuk pemanfaatan aplikasi Perijinan Online Sicantik dapat menghubungi Direktorat e-Government telepon/fax 021-3849366. (NVZ)

 

Tangerang – Mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika, Dirjen Aptika, Semuel A PAngerapan, menjelaskan visi digital economy indonesia  di forum national startup summit 2018 (6/2). Bertempat di ICE BSD Tangerang Selatan, acara national startup summit 2018 dibuka oleh menteri Ristek-Dikti, Mohammad Nasir dan  Handito Joewono, selaku Ketua Penyelenggara National Startup Summit 2018. Menurut Semuel dalam paparannya Indonesia berpotensi untuk menjadi ekonomi terbesar ke- 5 dunia pada tahun 2030. Faktor  bonus demografi dimana jumlah penduduk produktif akan mencapai puncaknya pada tahun 2030. hal ini bisa menjadi berkah , namun juga bisa menjadi bencana jika kita tidak menyiapkannya sumber daya generasi penerus dengan baik untuk menghadapi era digital.

Industri e-commerce di Indonesia tidak hanya mendukung perekonomian tapi juga menjadi tulang punggung Indonesia di era digital ekonomi. Pada 2020, volume bisnis e-commerce di Indonesia diprediksi mencapai USD 130 miliar dengan angka pertumbuhan per tahun sekitar 50%. Pemerintah ingin menempatkan Indonesia sebagai Negara Digital Economy terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Untuk mencapai target, pemerintah akan meluncurkan e-Commerce Roadmap dan target 1.000 technopreneurs baru pada 2020 dengan valuasi bisnis USD 10 miliar. 

Dari segi inovasi, economy digital hanya akan melejit jika inovasi-inovasi dari dari model bisnis tercipta dengan kecepatan roket. Modal utamanya adalah sumber daya manusia kreatif. Untuk itu pemerintah telah menciptakan Selain adanya e- Commerce Roadmap, pemerintah menargetkan dapat menciptakan 1.000 technopreneurs baru pada tahun 2020 dengan valuasi bisnis USD 10 miliar. Kondisinya saat ini banyak pelaku bisnis e-commerce pemula baik perdagangan online maupun startup digital dengan ide-ide segar dan inovatif yang kurang memiliki akses atau pendanaan untuk mengembangkan bisnisnya. 

Untuk itu, pemerintah akan mendorong tumbuhnya technopreneurs baru, baik dengan menggandeng mentor-mentor technopreneurs terkemuka, data center, technopark, serta memberikan pendanaan. Sedangkan bagi pelaku bisnis UKM diharapkan mampu naik tingkat menjadi pelaku usaha besar, bahkan menggurita hingga internasional. Tentu target ini bukanlah sekedar angka. Dengan pertumbuhan bisnis online yang begitu pesat, masyarakat Indonesia akan mendapatkan manfaat positif dalam perekonomian seperti pertumbuhan kesejahteraan, pertumbuhan lapangan kerja baru dan lain-lain. Dengan demikian Indonesia tidak lagi sekadar menjadi target pasar bisnis internasional, tetapi sebaliknya dapat menjadi pengusaha e-commerce yang mumpuni hingga menjangkau pasar luar negeri. (son)

 

 

Jakarta - Hasil survei penetrasi dan perilaku internet Indonesia tahun 2017 telah dirilis oleh APJII. Acara yang diadakan di Hard Rock Cafe Jakarta (19/1) ini dihadiri oleh Dirjen Aptika. Hasil survei tersebut ditujukan sebagai dasar pertimbangan untuk mengembangkan ekonomi digital dan perkembangan industri Internet.

Jakarta - Kementerian Kominfo meluncurkan mesin pengais konten negatif atau crawling. Sistem yang diberi nama Cyber Drone 9 ini akan dioperasikan di sebuah ruangan yang bernama Security Operation Center (SOC) di lantai 8 Kementerian Kominfo.

My Twitter Updates