Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

 

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapat kunjungan dari mahasiswa Universitas Negeri Solo (UNS) dalam rangka studi wisata bertema Kebijakan Pengelolaan Perangkat Lunak & Konten Pemberdayaan Telematika serta pengaruh dengan perkembangan TI di masa depan” (23/10). Rombongan sekitar 100 orang dipimpin oleh dosen pembimbing Abdul Aziz, S.Kom.,M.Cs. Ketua Program D3 Teknik Informatika Fakultas MIPA UNS diterima oleh perwakilan Tata Usaha Ditjen Aplikasi informatika di Ruang Rapat Anantakupa Lantai 8 Kementerian Kominfo.

Kabupaten Kupang – Bertempat di gudang Logistik Dinas Perdagangan Kabupaten Kupang, Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang menyelenggarakan workshop Petani Go Online (9/10). Workshop ini menjadi sarana untuk mempertemukan industri TIK sektor pertanian dengan para petani serta penyuluh pertanian di Kabupaten Kota Kupang. Sekda Kabupaten Kupang, Hendrikus Paut dalam sambutan diawal pembukaan acara menegaskan “Mindset atau pola pikir petani Kab. Kupang harus di ubah bahwa menjual hasil tani tidak harus selalu dibawa ke pasar tetapi dapat dilakukan melalui teknologi TIK dalam hal ini pengunaan handphone yang sudah banyak digunakan oleh petani”.

Kegiatan ini untuk pertama kalinya diadakan di Provinsi NTT, sehingga Kabupaten Kupang diharapkan dapat menjadi Pilot Project untuk kabupaten-kabupaten lainnya dalam hal memasarkan hasil panen melalui pemanfaatan TIK.  Fokus pemasaran hasil tani di kabupaten Kupang adalah Jagung. Produksi hasil panen Jagung terbesar di NTT berasal dari Kabupaten Kupang hal ini menjadi salah satu alasan di pilihnya Kabupaten Kupang sebagai Pilot Project untuk kegiatan ini. Pemasaran hasil tani para petani jagung dapat langsung di salurkan ke Industri TIK Pertanian melalui aplikasi Petani dari Eragano.

Direktur Pemberdayaan Industri Informatika,Septriana Tangkary, mengatakan “dengan go online ini seperi aplikasi tani Eragano, para petani makin cerdas karena dapat memantau perkembangan harga jagung di beberapa tempat atau pasar di daerah lain melalui situs yang tersedia, sehingah tidak mudah di bohongi oleh tengkulak, situs-situs itu antara lain seperti:

  1. Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok(SP2KP) Kementerian perdagangan (https://ews.kemendag.go.id/),
  2. Panel harga pangan (Badan Ketahanan Pangan) (http;//panelhargabkp.pertanian.go.id/2016/).
  3. Harga Pangan(Bank Indonesia) (http://www.hargapangan.id/)”

Di penghujung acara, para ketua kelompok tani yang berada di bawa naungan Koperasi Pertanian Gema Pelagung yang telah mengadakan MOU denga Dinas Petanian Kab. Kupang di berikan Tablet Android yang telah terinstal aplikasi Petani dari Eragano. Melalui aplikasi yang terdapat pada tablet android tersebut petani dapat langsung memasarkan hasil tani jagung ke Eragano dengan harga di atas harga net yang telah ditentukan Pemerintah. Besar harapannya melalui workshop ini output dari petani go online yakni terjadinya transaksi antara petani dan Eragano dapat segera terwujud pada awal panen yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Desember 2017 mendatang. (HMDG)

 

Jakarta - Dalam rangka optimalisasi penggunaan tekhnologi dan informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik guna menjamin pelayanan prima, Dirjen Aptika di percaya menjadi salah satu narasumber dalam Focus Group Discusion (FGD) yang diselenggarakan oleh Kementerian Polhukam (12/10). FGD bertempat di Hotel Arya Duta, Jakarta dihadiri oleh nara sumber lain nya, seperti Dirjen Dukcapil, Kemendagri, Prof Zudan Arif Fakhrullah, Dr. Edy Junaedi, M.Si, kepala PTSP Pemprov Jakarta, dan Prof. Dr. Amzulian Rifai, ketua Ombudsman RI.

Pada kesempatan kali ini, Dirjen Aptika diwakili oleh kasubdit Aplikasi dan layanan kepemerintahan, Direktorat E-Government, Dr. Hasim Gautama,  melalui judul “ Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Publik berbasis TIK” y memaparkan bahwa pelaksanaan Roadmap E-Government  dalam rangka pengintegrasian data di selurh K/L sudah memasuki tahap integrasi pelaporan ekspor impor, PNS data management, Sistem Informasi Kependudukan, Sistem Informasi Imunisasi, dan system informasi peradilan. Yang menjadi perhatian untuk tahun ini adalah Pelaksanaan Siskeudes (E-Budgeting Dana Desa) dalam menyempurnakan e-Budgeting Nasional.

Diharapkan nantinya akan ada keseragaman dan menjadi dasar pedoman bagi Aparatur Pemerintahan Desa dalam mengelola dana desa yang di dalam aplikasi tersebut memiliki fungsi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, dan pelaporan secara realtime dalam bentuk dashboard eksekutif. Terakhir,Hasyim menambahkan bahwa inovasi TIK sejatinya memudahkan dalam proses pelayanan publik yang diiringi kesungguhan ASN yang yang menjalani nya demi mencapai tujuan utama dari pemerintah (NDI)

 

Jakarta - Kementrian komunikasi dan informatika mendapat kunjungan dari Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogyakarta dalam rangka kajian terhadap implementasi Cyber Crime (3/10). Rombongan sekitar 100 orang dipimpin Dosen pembimbing Hengky diterima  perwakilan Ditjen Aplikasi informatika di Ruang Rapat Anantakupa Lantai 8 Kementrian Kominfo.

Ditjen Aplikasi informatika menghadirkan 3 orang Narasumber. Narasumber pertama, Anthonius Malau, Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Ditjen Aptika menyampaikan narasi tentang proses pembentukan, filosofi dan esensi perubahan UU ITE Nomor 11 tahun 2008 yang kemudian menjadi UU ITE Nomor 19 tahun 2016. Selanjutnya, Helmi Yudhasetia dari Direktorat Keamanan Informasi menyampaikan pengalaman dan cara kerja selaku PPNS UU ITE. Dan terakhir Moh.Wildan dari Bagian Pelaporan Ditjen Aptika menyampaikan tentang profil Kementerian Kominfo dan Ditjen Aptika pada khususnya. Menurut Wildan pilihan studi /kajian hukum di Kementerian Kominfo sangat tepat karena :

  1. Ditjen Aplikasi informatika yang membidani kelahiran regulasi dunia maya di Indonesia.
  2. Kementerian Kominfo di tahun 2017 mendapatkan penghargaan website JDIH (jaringan Dokumentasi Informasi hukum) terbaik dari Kementerian Hukum dan HAM untuk kategori navigasi dan tampilan terbaik.  
  3. PPNS UU ITE mendapatkan penghargaan dari Bareskrim Polri sebagai PPNS ter-aktif dalam penanggulangan kejahatan Siber di tahun 2017.

Mahasiswa sangat antusias dalam diskusi dengan meminta penjelasan tahapan penyidikan kejahatan siber, metode penanggulangan spam email atau sms penipuan dan bagaimana kesiapan PPNS Kominfo. Hengky berharap nantinya dengan studi wisata ini mahasiswa yang rata-rata semester 5 s.d 7 ini akan mendapatkan pencerahan untuk menyusun tema dalam penulisan skripsi ketika kembali ke kampusnya. (mow

 

Surakarta – Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah mengadakan Next Generation Indonesia (NXG)  dalam kegiatan Traine of trainee (ToT) gerakan masyarakat peka dan peduli video game (14/10). ToT diselenggarakan sebagai bentuk sosialisasi Peraturan Menteri Kominfo No.11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik / Indonesia Game Rating System (IGRS).

Pada acara ini IGRS yang dihadiri di yang dihadiri lebih dari 60 peserta, Direktur Pemberdayaan Industri Informatika, Ibu Septriana Tangkary, membuka acara dan menyampaikan tentang Indonesia Game Rating System (IGRS). Septriana berharap dengan hadirnya IGRS dapat menciptakan ekosistem bermain game yang sehat meningkatkan wawasan masyarakat tentang pentingnya kecocokan usia gamer dan menggunakan produk digital entertainment seperti game secara bijaksana dan sesuai peruntukannya.

Sementara Milikta Jaya Sembiring, Kasubdit Industri Konten Multimedia membawakan materi dimana IGRS hadir untuk membantu Masyarakat dalam memilih Permainan Interaktif Elektronik yang sesuai dengan usia Pengguna serta membantu penyelenggara dalam memasarkan produk Permainan Interaktif Elektronik sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Dengan adanya TOT gerakan masyarakat peka dan peduli video game diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Masyarakat terkait video game melalui relawan NXG Indonesia. (HBK)

My Twitter Updates