Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Tenggarong – Bertempat di di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Kutai Kartanegara di Tenggarong diselenggarakan Bimtek Penyusunan Master plan Smarcity tahap II yang merupakan kelanjutan Program Gerakan menuju 100 Smartcity (8/9). Barry Simoringkir selaku pembimbing dan Nova Zanda dari Direktorat e-Government Kementerian Kominfo menjelaskan tentang pentingnya kolaborasi bersama komunitas dan pemanfaatan media sosial untuk menginformasikan progress penerapan Smartcity di Kabupaten Kutai Kertanegara. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kutai Kartanegara, Bahteramsyah,  menyampaikan tentang hasil analisa kebutuhan dan inventarisir kemampuan daerah dalam penyelenggaraan smartcity. Hasil pemilihan Quickwin Smartcity yang akan diterapkan di tahun 2017 yang merupakan hasil dari kegiatan Bimtek tahap I, yakni implementasi QR code, Smartparking Pulau Kumala, e-Kukar Holiday.

Pada kegiatan tersebut juga hadir Akademisi dan Komunitas UMKM yang berperan sebagai partner pemerintah daerah dalam keberlanjutan pelaksanaan program Smartcity yang nantinya akan tertuang dalam Masterplansmartcity. Selanjutnya diharapkan masterplan yang disusun dapat menjelaskan detail tahapan pelaksanaan Quickwin yang terukur. (NVZ)

 

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro kembali mendapatkan bimbingan dari Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, yang diwakili oleh Direktorat e-Government, dalam rangka penyusunan Master Plan Smart City dan pemilihan program quick win. Bimtek tahap ke-2 ini diselenggarakan di Co-Creative Room, Lantai 2 Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Bojonegoto (30/8). Kembali hadir sebagai Pembimbing dari Kementerian Kominfo yaitu Hari Kusdaryanto dari Citiasia.

Asisten III Pemkab Bojonegoro, Yayan Rohman, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan smart city tidak hanya menjadi tanggungjawab DinasKominfo, contohnya adalah permasalahan kependudukan dan catatan sipil juga membutuhkan solusi lintas sektoral. Selain itu, setiap Organisasi Perangkat Daerah dituntut untuk mengembangkan imajinasi dalam penyusunan masterplan smart city.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Hari Kusdaryanto memimpin diskusi dengan Tim Teknis Smart City Kabupaten Bojonegoro dengan melakukan pembahasan analisa SWOT dan strategi penanganan antar elemennya.Pria yang merupakan jebolan Universitas Airlangga ini pun melakukan penajaman Program Quick Win yang akan diimplementasikan di Kabupaten Bojonegoro dalam rangka penerapan Smart City. Berikut detail dua program quick win:

  1. Revolusi Data (Big Data); yaitu membangun baseline data pemerintah daerah,  dilaksanakan oleh kader PKK/dasa wisma desa, collecting data sebanyak 300 isian indikator data per-jiwa. Didukung database dan aplikasiu ntuk inputing data. 
  2. Open Contract Data; adalah sebuah tata kelola pengadaan barang/jasa yang menampilkan proses dan dokumen pengadaan barang/jasa di bojonegoro. Seluruh paket pekerjaan mulai kerangka acuan kerja, proses pemilihan pemenang, track record penyedia barang/jasa dokumen kontrak pekerjaan, tahapan pekerjaan, monitoring, tahap penyerahan, sampai dengan pembayaran dimuat dalam aplikasi. (SYA)

JEMBER – Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika melalui program ekonomi kerakyatan berkerja sama dengan Direktorat Pemberdayaan Informatika, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT. ARUNA dalam mendukung Nelayan Go Online, Kantor Pemerintah Kabupaten Jember Jawa Timur (11/8).

Kemkominfo diwakili oleh Bapak Wijayanto, Kasubdit Industri Perangkat Informatika Pengguna - Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika menyampaikan dukungan Pemerintah dalam meningkatkan perekonomian Nelayan melalui Go Online dan Bapak Nizam, Kasubdit Pemberdayaan Teknologi dan Infrastruktur Informatika - Direktorat Pemberdayaan Informatika memberikan edukasi kepada Nelayan dalam memanfaatkan dan menggunakan Teknologi Informasi dalam mendukung aktifitas Nelayan.

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah (Nawacita) ke 3, 6 dan 7 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju  dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi atas permasalahan di sektor  perikanan dengan memfasilitasi pengembangan aplikasi yang tepat untuk menunjang pengusahaan nelayan serta kinerja sektor perikanan.

Pada kesempatan ini Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan penyuluhan kepada Nelayan Aplikasi Nelayan Pintar yang dapat memberikan berbagai informasi seperti pencarian ikan, cuaca, harga ikan diberbagai lokasi dan ARUNA dengan Aplikasi yang dapat memberikan dukungan terkait supply chain ikan, hal ini diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan perekonomian Nelayan. Dengan adanya teknologi informasi diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan di sektor perikanan dan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan Nelayan. (HBK

 

Samarinda - Sebagai kelanjutan Program Gerakan Menuju 100 Smartcity Direktorat e-Government menghadirkan Dedi Suhandoyo Ph.d dari SBM-ITB dan Nova Zanda pada kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Smart City tahap II di Kota Samarinda yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Kota Samarinda (22/8).

Kegiatan bimtek diawali dengan sambutan oleh Kepala Dinas Kominfo Dr. Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos, M.Psi dilanjutkan dengan pengarahan sekaligus membuka kegiatan oleh Sekretaris Daerah Kota Samarinda DR. H. Sugeng Chairuddin, M.Si yang mengharapkan masterplan yang sedang disusun berorientasi dan fokus pada layanan publik.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan SKPD, akademisi dan komunias berkolaborasi dalampenyusunan masterplan smartcity. Adapun pilihan yang akan dijalankan unggulan pada tahun 2017 ini yaitu Pengembangan Government Service Bus  Sebagai Backbone Intergrasi Sistem Informasi untuk perbaikan kualitas layanan kependudukan, layanan perijinan terpadu satu pintu serta Pengembangan penataan kawawasan citra niaga yang merupakan sentra bisnis di Kota Samarinda. (nvz)

 

MAKASSAR – Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika melalui program ekonomi kerakyatan berkerja sama dengan Direktorat Pemberdayaan Informatika, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT. ARUNA dalam mendukung Nelayan Go Online, Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere Makassar, Sulawesi Selatan (8/8).

Kemkominfo diwakili oleh Bapak Wijayanto, Kasubdit Industri Perangkat Informatika Pengguna - Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika menyampaikan dukungan Pemerintah dalam meningkatkan perekonomian Nelayan melalui Go Online dan Bapak Nizam, Kasubdit Pemberdayaan Teknologi dan Infrastruktur Informatika - Direktorat Pemberdayaan Informatika memberikan edukasi kepada Nelayan dalam memanfaatkan dan menggunakan Teknologi Informasi dalam mendukung aktifitas Nelayan.

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah (Nawacita) ke 3, 6 dan 7 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju  dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi atas permasalahan di sektor  perikanan dengan memfasilitasi pengembangan aplikasi yang tepat untuk menunjang pengusahaan nelayan serta kinerja sektor perikanan.

Pada kesempatan ini Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan penyuluhan kepada Nelayan Aplikasi Nelayan Pintar yang dapat memberikan berbagai informasi seperti pencarian ikan, cuaca, harga ikan diberbagai lokasi dan ARUNA dengan Aplikasi yang dapat memberikan dukungan terkait supply chain ikan, hal ini diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan perekonomian Nelayan. Dengan adanya teknologi informasi diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan di sektor perikanan dan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan Nelayan.(HBK)  

 

My Twitter Updates


 

0