Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Pekalongan -  Kota Pekalongan  yang terkenal sebagai kota batik mulai menyusun Masterplan Smart City yang merupakan kegiatan Gerakan Menuju 100 smart city tahun 2018.  Bertempat di Pusdiklat Kospin Jaya Jl. Ki Mangun Sarkoro Pekalongan pada tanggal 16-17 Juli 2018 diselenggarakan Bimtek dan Sosialisasi tahap 1 Gerakan menuju Smart City (17/7).

Ditjen Aptika sebagaimana telah tertuang dalam Nota Kesepahaman yang telah tandatangani oleh 50 Kepala Daerah dengan Dirjen Aptika pada tanggal 8 Mei 2018 di Jakarta mengirimkan pembimbing Prof. Achmad Junaedi dari UGM dan didampingi Moh.Wildan dari Sekretariat Ditjen  Aptika. Bimtek di awali dengan laporan dari sambutan dari Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, dan dilanjutkan arahan dan pembukaan resmi oleh Walikota Pekalongan H.M. Saelany Machfudz. Dalam pengarahannya Walikota menyampaikan agar konsep smartcity kota Pekalongan mengacu pada visi Kota Pekalongan yang lebih sejahtera, mandiri, religius dan berbudaya. Sementara Wildan dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai dengan target pemerintahan Jokowi menciptakan 100 smartcity ditahun 2019, maka berdasarkan  4 parameter yang telah ditentukan Kota Pekalongan termasuk dalam 50 kota terpilih. Adapun di tahun 2017 Kementerian Kominfo telah membimbing 25 kabupaten/kota dengan hasil 24 kabupaten/kota berhasil mengimplementasikan konsep smart city.  

Prof. Junaedi menjelaskan konsep smartcity yang telah dirumuskan oleh Kementerian Kominfo mencakup 6 aspek yakni : Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Living.  Konsep smart City tersebut sudah didesain sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia dan harapannya dengan menjadi kota cerdas akan dapat memcahkan masalah-masalah yang ada di daerahnya secara inovatif dan kreatif. Kegiatan Bimtek dibagi dalam 3 Pokja utama yang akan berdiskusi untuk menyusun buku I Masterplan yang berisi data tentang analisa SWOT Kota Pekalongan.  Kegiatan pendampingan Smart City akan berlangsung dalam 4 tahap, diharapkan kegiatan pendampingan akan berlangsung lancar dan kota Pekalongan mampu mengimplementasikan Smart City (mow).

 

My Twitter Updates