Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Banjarmasin - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, memberikan arahan kepada jajarannya terkait keinginan agar Kota Banjarmasin dapat menjadi River Smart City, di mana pengembangan kota kembali melihat sungai menjadi bagian utamanya. Ibnu juga mengingatkan akan pentingnya peningkatan pelayanan publik dan reformasi birokrasi dalam Implementasi Smart City di Kota Banjarmasin. (4/7)

Bertempat di Aula Serbaguna Balai Kota Banjarmasin diselenggarakan rangkaian kegiatan Bimtek dalam Rangka Menuju 100 Smart City di Kota Banjarmasin, Tim Pembimbing dari Diraktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Nicodemus Simu, mengumpulkan data-data menggunakan Analisa SWOT dan program-program prioritas dari setiap kelompok kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Banjarmasin. Dengan membagi para peserta, yang terdiri dari perwakilan setiap OPD, menjadi 6 (enam) kelompok kecil yang setiap kelompoknya akan membahas 6 pilar Smart City, yaitu: Smart Governance, Smart Branding, Smart  Living, Smart Society, Smart Economy, dan Smart Environment.

Arah pengembangan Smart City Kota Banjarmasin akan berpatokan pada arahan Wali Kota Banjarmasin di pembukaan bimtek lalu, yaitu River Smart City, di mana sungai akan menjadi pusat pengembangan kota pada masa depan. Berangkat dari hal itu, maka para peserta mulai mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang , dan ancaman yang mungkin timbul dalam implementasi Smart City. Program River Smart City pun disepakati akan menjadi salah satu program yang diajukan kepada Tim Perumus Smart City Kota Banjarmasin. Selain program ini, ada juga program e-Puskesmas, Peningkatan Layanan Publik, dan Reformasi Birokrasi yang akan dipertimbangkan menjadi Quick wins Kota Banjarmasin (SYA).

 

My Twitter Updates