Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Banjarmasin – Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, melalui Direktorat e-Government, memberikan pendampingan kepada Kota Banjarmasin yang terpilih sebagai salah satu kabupaten dari 50 kabupaten/kota yang didampingi dalam pengembangan kota/kabupaten menuju Smart City. (3/7)

Pendampingan teknis ini dilakukan selama dua hari 3-4 Juli 2018 bertempat di Aula Serbaguna Balai Kota Banjarmasin dan dihadiri oleh perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), LSM, bank nasional, dan perguruan tinggi di lingkungan Kota Banjarmasin.

Acara dibuka oleh pemberian kata sambutan dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Banjarmasin, Hermansyah, yang mengutarakan bahwa pengembangan smart city di Kota Banjarmasin akan melibatkan seluruh  pemangku kepentingan yang saling terhubung, yaitu pemerintah, pengusaha, akademisi, dan LSM. 

Sementara itu, Nicodemus Setu, yang merupakan Pendamping Smart City dari Ditjen Aptika, mengungkapkan bahwa pada tahun 2018 ini terpilih 50 Kabupaten dan Kota yang akan di dampingi menuju 100 kabupaten/kota smart city di Indonesia, termasuk Kota Banjarmasin. Pria yang mengajar di Perbanas ini juga menekankan Smart city itu bukan hanya sekadar teknologi informasi dan aplikasi, tapi smart city itu memprioritaskan penuntasan permasalahan. (SYA)

 

My Twitter Updates