Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Depok –  Direktorat e-Government, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika,  memenuhi undangan dari Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan untuk memberikan penjelasan mengenai Pedoman Pengelolaan Website Pemerintah dalam Workshop Website Kesehatan 2018. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (14/5) bertempat di The Margo Hotel Depok.

Workshop ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Didik Budijanto dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan dari seluruh provinsi di Indonesia.Adapin narasumber yang mewakili Direktorat e-Government adalah Firmansyah Lubis, yang merupakan Direktur e-Government.

Dalam paparannya,Firmansyah menjelaskan mengenai Rancangan Peraturan Menteri tentang Pengelolaan Portal dan Situs Web Instansi Penyelenggara Negara. Ia menuturkan bahwa dalam pengelolaan website harus memerhatikan 8 (delapan) unsur, yaitu: Identitas Nasional, Pengelola, Konten, Tipografi, Navigasi, Teknologi, Keamanan Informasi, dan Fitur bagi Penyandang Disabilitas Fisik.

Poin terakhir menjadi sorotan tersendiri dalam kegiatan kali ini, karena memiliki hubungan langsung dengan dunia kesehatan. Ketersediaan fitur bagi penyandang disabilitas fisik menjadi penting agar informasi yang terdapat dalam suatu website dapat tersampaikan kepada semua kalangan masyarakat. Fitur-fitur yang dimaksud tersebut antara lain adalah: teks ke suara, suara ke teks, subtitle video, dan perintah suara.

Sebagai penutup paparan, Firmansyah mengutarakan kunci-kunci keberhasilan dalam implementasi TIK di setiap instansi, yaitu: Kebijakan TIK, Kepemimpinan yang kuat dan efektif, Pembangunan Kelembagaan TIK, Sosialisasi TIK dan Manajemen Perubahan, Infrastruktur TIK, Aplikasi TIK, dan Perencanaan TIK.(SYA)

 

My Twitter Updates