Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro kembali mendapatkan bimbingan dari Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, yang diwakili oleh Direktorat e-Government, dalam rangka penyusunan Master Plan Smart City dan pemilihan program quick win. Bimtek tahap ke-2 ini diselenggarakan di Co-Creative Room, Lantai 2 Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Bojonegoto (30/8). Kembali hadir sebagai Pembimbing dari Kementerian Kominfo yaitu Hari Kusdaryanto dari Citiasia.

Asisten III Pemkab Bojonegoro, Yayan Rohman, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan smart city tidak hanya menjadi tanggungjawab DinasKominfo, contohnya adalah permasalahan kependudukan dan catatan sipil juga membutuhkan solusi lintas sektoral. Selain itu, setiap Organisasi Perangkat Daerah dituntut untuk mengembangkan imajinasi dalam penyusunan masterplan smart city.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Hari Kusdaryanto memimpin diskusi dengan Tim Teknis Smart City Kabupaten Bojonegoro dengan melakukan pembahasan analisa SWOT dan strategi penanganan antar elemennya.Pria yang merupakan jebolan Universitas Airlangga ini pun melakukan penajaman Program Quick Win yang akan diimplementasikan di Kabupaten Bojonegoro dalam rangka penerapan Smart City. Berikut detail dua program quick win:

  1. Revolusi Data (Big Data); yaitu membangun baseline data pemerintah daerah,  dilaksanakan oleh kader PKK/dasa wisma desa, collecting data sebanyak 300 isian indikator data per-jiwa. Didukung database dan aplikasiu ntuk inputing data. 
  2. Open Contract Data; adalah sebuah tata kelola pengadaan barang/jasa yang menampilkan proses dan dokumen pengadaan barang/jasa di bojonegoro. Seluruh paket pekerjaan mulai kerangka acuan kerja, proses pemilihan pemenang, track record penyedia barang/jasa dokumen kontrak pekerjaan, tahapan pekerjaan, monitoring, tahap penyerahan, sampai dengan pembayaran dimuat dalam aplikasi. (SYA)

My Twitter Updates


 

0