Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Surabaya – Direktur e-Government, Firmansyah Lubis menyampaikan diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan e-Government nasional serta penyelenggaraan Sistem Elektronik yang terintegrasi secara Nasional (17/11). Melalui melalui pendaftaran sistem elektronik akan dapat diketahui kapasitas masing-masing instansi penyelenggara Negara dalam penyelenggaraan sistem elektronik.

Pendaftaran sistem elektronik juga merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah No, 82 tahun 2012 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik, yang kemudian pelaksanaannya telah diterbitkan Peraturan Menteri Kominfo No. 10 tahun 2015 tentang Tatacara Pendaftaran Sistem Elektronik Instansi Penyelenggara Negara.

Bertempat di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur diselenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pendaftaran Sistem Elektronik yang dihadiri seluruh Pemda di Provinsi Jawa Timur. Kadis Kominfo Provinsi Jawa Timur, Eddy Santoso, menyampaikan bahwa telah memiliki Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 48 tahun 2015 tentang Tata Kelola Sistem dan Transaksi Elektronik di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang merupakan landasan hukum pelaksanaan tata kelola TIK di Provinsi Jawa Timur, diisampaikan pula bahwa perlunya koordinasi antara Pusat dan Provinsi serta kabupaten kota agar pelaksanaan program dapat selaras.

Yudho Giri Sucahyo, selaku praktisi TI dari Universitas Indonesia memaparkan bahwa melalui pendaftaran sistem elektronik, pemerintah dapat memiliki inventarisasi sistem elektronik secara nasional sehingga akan dapat memudahkan dalam pengelolaan pengintegrasiansecara nasional untuk pelayanan kepada masyarakat. Selain itu agar masyarakat dalam mengakses layanan publik yang disediakan pemerintah terhindar dari situs web yang tidak resmi,“ paparnya lebih lanjut.

Sementara Kepala Bagian Pengolah Data Elektronik  Pemerintah Kota Semarang, Nana Storada. Ia menyampaikan success story pemanfaatan hasil pendaftaran sistem elektronik dalam melakukan integrasi sistem elektronik dalam mendukung pelaksanaan layanan publik di Pemerintah Kota Semarang.

Kepala Subdit Aplikasi Layanan Publik Ditjen Aptika Kementerian Kominfo, Hafni Septiana Nur Endah, pada penutupan kegiatan ini menyampaikan bahwa dalam kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut sebanyak 28 instansi oleh Pemerintah Provinsi jawa Timur dan Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Timur telah melakukan pendaftaran, dan diharapkan akan bertambah setelah pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini. Hasil selengkapnya dapat dilihat di www.layanan.go.id. [NVZ MEA]

My Twitter Updates