Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

SALATIGA – Dalam mengimplementasikan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 11 Tahun 2016, Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika bekerja sama dengan Educastudio untuk melakukan workshop pendaftaraan dan klasifikasi 100 Permainan Interaktif Elektronik (PIE) selama dua hari 31 Juli 2017 s.d 1 Agustus 2017 di Salatiga (1/8).

Kemkominfo diwakili oleh Bapak Milikta, Kasubdit Industri Konten Multimedia - Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika membuka acara workshop  dan menyampaikan pentingnya klasifikasi PIE dimana dengan adanya klasifikasi usia sesuai dengan budaya Indonesia Pelaku Industri dapat membuat PIE sesuai dengan target market  yang mereka inginkan serta Masyarakat mendapatkan informasi kesesuaian kelompok usia PIE.

Educa Studio dan Keong Games merupakan developer game asal Salatiga yang sudah menghasilkan lebih dari 100 PIE edukasi dan pada workshop ini dilakukan membahas teknis penerapan Indonesia Game Rating Systemm (IGRS), pendaftaraan serta klasifikasi 100 PIE Educastudio dan Keong Games.

Acara ini diharapkan dapat memberikan referensi kepada masyarakat terkait PIE melalui http://igrs.id, sehingga Masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih dan memainkan PIE (HBK).

 

JAKARTA – Kementerian Kominfo melakukan sosialisasi IGRS (Indonesia Game Rating System) di Bekraf Game Prime 2017 (29/7). Bekraf Game Prime yang diselenggarakan di Balai Kartini Jakarta 29 Juli s.d 30 Juli 2017  merupakan  acara tahunan non-profit untuk para pengembang game, praktisi industri game,  serta pelaku industri game di Indonesia untuk bertemu, jaringan, berbagi dan mendiskusikan peluang baru, desain, dan strategi yang berperan membentuk eskosistem dan meningkatkan pertumbuhan industri game di Indonesia.

IGRS merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 11 tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik Dalam kesempatan ini Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika membuka booth untuk memperkenalkan Indonesia Game Rating System “IGRS” kepada para pelaku industri game. Booth berperan dalam memberikan  informasi serta penjelasan terkait peranan, fungsi IGRS, serta mengajak para pelaku Industri Game untuk melakukan pendaftaran dan klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik melalui http://igrs.id serta berperan menjadi juri dalam Game Prime Awards yang diwakili oleh Bapak Luat Sihombing – Kepala Seksi, Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika.

Dengan adanya IGRS diharapkan dapat membantu Penyelenggara/ Developer dalam membuat Permainan Interaktif Elektronik serta memasarkan produk sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia serta membantu Masyarakat dalam memilih Permainan Interaktif Elektronik yang sesuai dengan usia Pengguna.

Game Prime diramaikan dengan berbagai show case oleh Developer Game, Publisher Game, Lembaga/ Institusi Pendidikan, Perbankan. Selain berbagai showcase Bekraf Game Prime 2017 diramaikan dengan berbagai perlombaan serta tantangan yang ada di setiap booth Pelaku Industri Game. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem industri game, meningkatkan awareness masyarakat, serta pelaku industri tentang IGRS.(HBK)

 

Pelalawan – Kabupaten Pelalawan mendapatkan Bimbingan Teknis tahap 1 Gerakan Menuju 100 Smart City yang difasilitasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Kampus ST2P Teknopolitan, Kabupaten Pelalawan, Riau.(19/7) Didampingi oleh Andrari Grahitandaru, BimTek tahap 1 menghasilkan beberapa output, salah satunnya adalah merencanakan pembentukan relawan TIK.

Andrari menjelaskan pentingnya suatu daerah memiliki Quick Win atau Program Prioritas yang dapat diangkat untuk Pelalawan menuju Smart City. Dari Program Prioritas tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat dalam pelayanan. BimTek tahap 1 Gerakan Menuju 100 Smart City dibuka langsung secara resmi oleh Bupati Pelalawan, H. M. Harris, dan turut dihadiri oleh seluruh Kepala OPD, Dewan Smart City, beserta Wakil Bupati setempat.  

Output hasil BimTek tersebut melahirkan beberapa rancangan program, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat di luar pemerintah. Rancangan program tersebut meliputi pemberdayaan masyarakat melek IT melalui sistem informasi desa, menggerakkan dan memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat, serta membentuk relawan TIK dalam upaya menyukseskan Pelalawan Smart City.(NAB)

 

Bandung – Untuk Indonesia menuju Delapan Juta UMKM Go Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi dan Edukasi UMKM/IKM Go Online di Ballroom Gedung D Lt 4 Komplek Pemerintahan Kab. Bandung Barat (1/8). Menggandeng kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Blanja.com dan Relawan TIK, Kominfo berhasil meng-online-kan 500 UMKM binaan Dekranasda  Bandung Barat.

Acara pembukaan dihadiri oleh: Bupati Bandung Barat, Bapak Abu Bakar, Direktur Pemberdayaan Informatika, Ibu Septriana Tangkary, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Bapak Ade Wahidin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapak Ludi Awaludin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ibu Wetti Lembanawati, Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kab Bandung Barat.

Untuk mempromosikan produk, mereka diberi domain website secara gratis dan bisa digunakan selama satu tahun,” tutur Septriana. Jadi, para pelaku UMKM nantinya bisa memiliki toko online. Sekarang kami fasilitasi dulu memasarkan produk melalui Marketplace (Blanja.com) dengan membantu cara mendaftar dan mengupload foto produk.

Kedepan dan selanjutnya Kominfo berharap UMKM dapat mandiri dengan memanfaatkan teknologi informasi (IT). Dengan IT peluang usaha UMKM tidak hanya menjadi lebih luas namun, transaksi pun menjadi lebih mudah karena bisa dilakukan melalui transfer ke rekening pemilik usaha. Adapun ketentuan untuk mendapatkan domain gratis itu yakni UMKM yang sudah menjalankan usahanya minimal 2-3 tahun. Dengan persyaratan hanya fotocopy KTP, NPWP dan rekening bank.(Mow

 

Cimahi - Kementerian Komunikasi dan Informasi yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cimahi, Blanja.com dan iDea menyelenggarakan Kegiatan Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go Online dengan tema “UMKM Go Online Road to One Million” Pelaksanaan kegiatan fasilitasi dan edukasi UMKM secara Online di Gedung Cimahi Technopark  ini dihadiri sekitar 750 UMKM di Kota Cimahi yang akan dionlinekan di marketplace Blanja.com  (31/7)

Kegiatan ini dihadiri oleh Arief Suditomo (Anggota Komisi 1 DPR RI), Ibu Septriana Tangkary (Direktur Pemberdayaan Informatika), H Sudiartono (Wakil Walikota Cimahi), Bapak Fikri (Blanja.com). Sudiarto, menyampaikan bahwa dukungan dari pelaku UMKM sangatlah penting dalam pelaksanaan program pembangunan Kota Cimahi menjadi kawasan industri kreatif, sebagai solusi masalah keterbatasan Sumber Daya Alam dan pengelolaan Sumber Daya Manusia untuk kemajuan perekonomian di Kota Cimahi.

Sementara Direktur Pemberdayaan Informatika, Septriana Tangkary, menyampaikan keunggulan toko online yang tidak perlu membuka toko, membuat  izin usaha, menata toko, mencari pelayan dan terutama memperluas pemasaran karena toko online dapat dilihat oleh orang dimana saja dan kapan saja.(Mow)

 

My Twitter Updates