Berita
Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

 

Jakarta - Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, yang diwakili oleh Direktur e-Government, Firmansyah Lubis, menghadiri acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Infolahta TNI Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Pengolahan Data TNI di Aula Gatot Soebroto, Denma Mabes TNI Cilangkap (22/03). Acara ini bertemakan “Melalui Rakornis Infolahta TNI Tahun 2017, Kita Optimalkan Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi TNI Guna Mewujudkan TNI yang Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat” dan dihadiri oleh perwakilan dari satuan TNI AU, TNI AD, dan TNI AL yang membidangi Infolahta TNI.  

BOGOR, JAWA BARAT – Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika mensosialisasikan  Peraturan Menteri Kominfo No.11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik / Indonesia Game Rating System (IGRS) di acara Bekraf Developer Day (BDD) di IPB International Convention Center, Bogor (18/03). Acara yang bertemakan Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Digital” ini dihadiri oleh sekitar 900 peserta.

Tangerang Selatan – Hario Bismo Kuntarto, Tim Sosialisasi Permen Kominfo No.11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik atau disebut Indonesia Game Rating System (IGRS)  memaparkan tema “Mengubah Ketagihan Game Jadi Ketagihan  Belajar” di acara Workshop parenting yang diselenggarakan Clevio Coder Camp di Sekolah Higscope – Bintaro (15/03).

Menurut Hario sebuah permainan elektronik interaktif seharusnya dapat memberikan dampak positif apabila terdapat kecocokan usia permainan yang dimainkan. Yang diperlukan oleh orang tua yakni merubah pola pikir (mindset) bahwa game hanya permainan yang membuang waktu dan bahkan memberikan dampak negatif. Pada kenyataanya game dapat memberikan banyak manfaat diantaranya :
1.    Belajar dengan cara bermain.
2.    Melatih logika berfikir.
3.    Melatih dalam membuat keputusan dalam pemecahan permasalahan.
4.    Melatih motorik halus dan kemampuan spasial.
5.    Hiburan dan Menyenangkan

Pada acara ini juga dihimbau untuk orang tua untuk dapat memberikan pengawasan Game sesuai dengan kelompok usia dan konten untuk dimainkan anak dan memberikan batasan waktu yang dalam bermain game. untuk mendapatkan berbagai manfaat dari bermain game. Melalui Workshop Parenting diberikan wawasan kepada orang tua bahwa game / Permainan Interaktif Elektronik tidak hanya diperuntukkan untuk anak namun terdapat klasifikasi usia sesuai konten dari Permainan Interaktif Elektronik tersebut. Kementerian Kominfo telah membuat acuan dan standar game yang dapat dimainkan sesuai usia anak dimana orang tua dapat melihat di http://igrs.id .(HBK)

Bogor - Bertempat  di Hotel Sahira Butik Ditjen Aplikasi Informatika menyelenggarakan konsinyasi dan pelaporan e-SPT untuk  ASN (17/03). Eko Bhakti, Kepala Bagian Keuangan Setditjen Aplikasi Informatika, menyatakan bahwa tujuan konsinyasi untuk kesamaan pemahaman tentang tata cara pengisian dan pelaporan e-SPT sehingga seluruh ASN di lingkungan Ditjen Aplikasi Informatika mematuhi ketentuan peraturan perpajakan dengan patuh dan tertib membayar pajak.

Kegiatan ini di hadiri oleh Para Kasubag Tata Usaha, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Pengeluaran Pembantu, Pejabat Pembuat Komitmen dan Pengelola Keuangan di Lingkungan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika. Pemaparan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gambir 1 menjelaskan kepatuhan wajib pajak mencakup semua orang pribadi termasuk bagi Aparatur Sipil Negara (ASN/TNI/Polri).  Berdasarkan  Surat Edaran Nomor : SE/02/M.PAN/3/2009 tanggal 31 Maret 2009 tentang kewajiban penyampaian surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi
oleh aparatur sipil negara/anggota tentara nasional indonesia/kepolisian republik indonesia melalui e-filing. (RAN)

 

MANADO –   Peraturan Menteri Kominfo No.11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik  atau disebut Indonesia Game Rating System (IGRS) disosialisasikan di acara Bekraf Developer Day (BDD) di Hotel Sintesa Peninsula, Manado (25/02/2017). Wijayanto, Kasubdit di Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika mengisi sesi  bertemakan ”Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Digital”.

Wijayanto menyatakan bahwa klasifikasi permainan elektronik diharapkan dapat memberikan panduan bagi Masyarakat, Pelaku Industri, Pengguna Games tekait pentingnya kecocokan usia gamer dan games yang dimainkan dan menjadi panduan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna game tentang pentingnya memahami penggunaan produk digital entertainment seperti game secara bijaksana dan sesuai peruntukannya.

Melalui BDD yang dihadiri sekitar dihadiri oleh ± 600 peserta,  dihimbau untuk developer / Penyelenggara dapat mendaftarkan Permainan Interaktif Elektronik atau Game ke http://www.igrs.id. dan turut mendukung penciptaan Iklim Yang Kondusif industri game lokal, Penciptaan Persepsi Positif Masyarakat Akan Orang Kreatif, Usaha Kreatif, dan Karya Kreatif Lokal serta Keberpihakan Pasar Lokal Pada Industri dan Karya Kreatif Lokal.

Acara Bekraf Developer Day memberikan update teknis dari para praktisi yang telah sukses dalam pengembangan aplikasi, web, game, dan Internet of Things yang dikemas dalam sesi inspirasi, live coding, dan talkshow diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan bagi Peserta untuk berkarir di Industri Digital. (HBK)

My Twitter Updates